Sebuah bus penumpang terperosok ke jurang di Kabupaten Lahat, Sumsel. Kejadian yang mengerikan ini langsung direspons polisi setelah ada panggilan darurat dari warga.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, musibah terjadi dini hari tadi, Senin (16/3/2026), tepatnya sekitar pukul setengah tiga pagi. Lokasinya di Jalan Lintas Desa Tanjung Periuk, wilayah Kecamatan Gumay Talang. Bus dari PO Anugerah itu dilaporkan masuk ke jurang di jalur lintas tersebut.
Gelapnya malam dan kontur jalan yang menurun berkelok di kawasan perbukitan itu jelas mempersulit proses evakuasi. Meski begitu, anggota Polres Lahat langsung bergerak begitu laporan darurat diterima. Mereka berusaha mengeluarkan korban dan bus dari lokasi kejadian secepat mungkin.
Upaya memastikan keselamatan seluruh penumpang jadi prioritas utama. Sampai saat ini, polisi masih sibuk mendata jumlah korban sekaligus mengidentifikasi para penumpang yang ada di dalam bus.
Lantas, apa penyebab kecelakaan ini? Pertanyaan itu masih harus menunggu jawaban. Unit lalu lintas masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkapnya.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu'min Wijaya, menekankan betapa pentingnya peran warga dalam laporan ini.
"Laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 sangat membantu kami merespons kejadian ini dengan cepat. Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi," jelas Nandang.
Di sisi lain, dia juga mengajak masyarakat untuk proaktif. Layanan 110 harus dimanfaatkan jika menemukan kejadian yang butuh penanganan cepat dari kepolisian.
Bagi keluarga yang merasa ada anggota keluarganya dalam bus tersebut, Nandang berpesan agar segera menghubungi Polres Lahat. Mereka bisa juga menelepon 110 untuk mendapatkan informasi terbaru soal kondisi korban.
Artikel Terkait
Polisi Dalami SOP Perekrutan Pengemudi Taksi Online Buntut Kecelakaan di Bekasi
Pengurus Pordasi Equestrian DIY Dilantik, Targetkan Dua Emas di PON Mendatang
Pemprov DKI Alokasikan Rp253,6 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis Tahun Ajaran 2026/2027
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: Tema “Membentuk Masa Depan yang Damai” dan Konferensi Global di Zambia