Kabupaten Gresik mendadak jadi sorotan lagi. Kali ini, sembilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di sana harus ditutup sementara. Penyebabnya? Mereka memberikan kelapa utuh sebagai bagian dari menu makan bergizi gratis yang seharusnya disajikan untuk penerima manfaat.
Penutupan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, pemberian kelapa utuh di daerah lain sudah memicu polemik. Rupanya, kejadian itu tak cukup jadi pelajaran bagi sejumlah pengelola di Gresik.
Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, seharusnya insiden serupa bisa dihindari.
"Pemberian kelapa utuh sebelumnya sudah menjadi perhatian publik di beberapa daerah. Seharusnya hal itu menjadi pembelajaran bagi seluruh pengelola SPPG agar lebih berhati-hati dalam menentukan menu yang diberikan kepada penerima manfaat,"
Artikel Terkait
Ragunan Siap Sambut 400 Ribu Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026
Ragunan Tutup di Hari Idulfitri, Buka Lebih Awal di H+1 Libur Lebaran
BMKG Waspadakan Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah Hari Ini
Ragunan Siap Sambut Lonjakan Pengunjung Lebaran 2026, Tutup Sementara di Hari Idulfitri