Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur Cilegon sejak Sabtu kemarin. Akibatnya, sejumlah kawasan di kota itu kini terendam banjir. Tak tanggung-tanggung, ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai satu meter. Warga pun terpaksa dievakuasi.
Menurut Kepala BPBD Cilegon, Damanhuri, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat itulah biang keroknya. Tapi, itu bukan satu-satunya masalah. Saluran air yang menyempit ikut memperparah keadaan, membuat genangan air dengan mudahnya mengalir masuk ke dalam rumah-rumah penduduk.
"Banjir di Perum Metro Cilegon Gedong Dalem, Jombang Kota Cilegon, tinggi muka air kurang lebih 50-100 sentimeter," jelas Damanhuri pada Minggu (8/3/2026).
Dia menambahkan, "Penyebab, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, saluran air atau drainase menyempit."
Yang lebih parah lagi, sebuah tanggul di Kecamatan Jombang dilaporkan jebol. Kejadian ini membuat air sungai meluap deras dan membanjiri permukiman warga di sekitarnya. Naluri untuk menyelamatkan diri pun langsung bekerja. Petugas gabungan dari BPBD dan instansi terkait segera bergerak untuk membawa warga ke lokasi yang lebih aman.
"Tanggul air sungai jebol sehingga meluap ke permukiman warga," katanya.
Dampaknya cukup luas. Setidaknya empat kecamatan tercatat terendam, yaitu Grogol, Ciwandan, Cibeber, dan tentu saja Jombang sebagai yang terparah. Data sementara yang dihimpun petugas menyebutkan sekitar 1.700 orang terdampak di Jombang dan sekitarnya. Ratusan di antaranya terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi.
Namun begitu, ada kabar baik di tengah musibah ini. "Korban jiwa nihil, beberapa warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ucap Damanhuri melegakan. Kawasan elite maupun perkampungan padat penduduk, semuanya merasakan dampak yang sama. Genangan air tak pandang bulu.
Artikel Terkait
ASG Expo 2026 Resmi Ditutup, PIK Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata dan Pusat Gaya Hidup
Trump: Pelaku Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih Bikin Manifesto Penuh Kebencian terhadap Umat Kristen
Marc Marquez Gagal Finis di MotoGP Spanyol 2026 Usai Jatuh di Tikungan 11
Jalur Selatan Garut di Bungbulang Kembali Normal Setelah Longsor, Pengendara Diminta Tetap Waspada