Rabu lalu, Menlu Indonesia Sugiono mengangkat telepon. Di seberang garis, ada Pangeran Faisal bin Farhan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi. Obrolan mereka berpusat pada satu hal: situasi memanas di Timur Tengah yang kian mencemaskan.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan lewat akun X-nya, Sugiono tak menyembunyikan kegelisahan Jakarta. "Pemerintah Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam atas peningkatan konflik terbaru ini," ujarnya, mengutip laporan Antara, Kamis (5/3/2026).
Ia menekankan satu prinsip dasar yang menurutnya tak boleh dilanggar: penghormatan terhadap kedaulatan dan batas wilayah setiap negara. Hal itu, tegasnya, harus sesuai dengan hukum internasional dan Piagam PBB.
"Saya juga menyampaikan dukungan berkelanjutan Indonesia untuk de-eskalasi," lanjut Sugiono.
Seruannya jelas: semua pihak perlu menahan diri.
Artikel Terkait
BMKG Waspadai Tiga Bibit Siklon Tropis, Berpotensi Picu Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi
Transjakarta Konfirmasi Pramudi Terlibat Cekcok dengan Pengemudi BYD di Jalur Busway
BI DIY Gelar Penukaran Uang Resmi Jelang Lebaran, Waspadai Peredaran Palsu
PB HMI Peringatkan Dampak Ketegangan Timur Tengah bagi Stabilitas Nasional