KBRI Doha Imbau WNI di Qatar Waspada Usai Serangan AS-Israel ke Iran

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 20:55 WIB
KBRI Doha Imbau WNI di Qatar Waspada Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Serangan AS dan Israel sendiri disebut sebagai upaya untuk "menghilangkan ancaman" dari rezim Iran. Klaim ini langsung dibalas dengan kemarahan dari Teheran. Pemerintah Iran mengecam aksi itu sebagai pelanggaran kedaulatan yang tak bisa ditoleransi. Militer mereka, tanpa ragu, berjanji akan membalas.

Menurut sejumlah saksi, janji itu tak butuh waktu lama untuk direalisasikan. Tak lama setelah serangan pertama, gelombang serangan balasan diluncurkan Iran, menyasar sejumlah pangkalan militer AS di wilayah itu.

Akibatnya, rentetan ledakan pun mengguncang beberapa negara Teluk. Bahrain, UEA, Qatar, dan Kuwait semuanya melaporkan insiden serupa. Suasana mencekam langsung menyelimuti kawasan yang selama ini dianggap relatif stabil.

Di sisi lain, pernyataan terpisah dari PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump semakin mengeraskan suasana. Dalam pernyataan video mereka, keduanya tak cuma membenarkan serangan, tetapi juga mengisyaratkan dukungan untuk perubahan pemerintahan di Iran. Hal ini tentu saja menambah rumit peta politik yang sudah panas.

Sekarang, semua mata tertuju pada langkah berikutnya. Ketegangan yang meluas ini membuat warga, termasuk ribuan WNI di kawasan, harus bersiap untuk segala kemungkinan.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar