Gus Ipul: Penerima Bansos Mulai Dialihkan Jadi Anggota Koperasi Desa

- Rabu, 25 Februari 2026 | 22:20 WIB
Gus Ipul: Penerima Bansos Mulai Dialihkan Jadi Anggota Koperasi Desa

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, mengonfirmasi bahwa langkah awal perubahan besar sudah dijalankan. Proses mengalihkan para penerima bansos menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih kini tak lagi sekadar wacana. Menurutnya, simulasi untuk transisi ini sudah digelar di dua lokasi percontohan.

"Kita mulai mendorong transisi ini," ujar Gus Ipul di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu lalu.

"Uji coba pertama di Purworejo, lalu yang kedua di Serang. Intinya kita coba melihat bagaimana nanti penerima bantuan dari Kemensos bisa otomatis tergabung sebagai anggota Kopdes Merah Putih," jelasnya.

Baginya, ini lebih dari sekadar perubahan status. Ini adalah soal pemberdayaan. Harapannya, seluruh penerima bantuan sosial lambat laun bisa beralih peran, menjadi bagian aktif dari koperasi di daerah mereka masing-masing.

"Jadi ini bentuk pemberdayaan untuk keluarga penerima manfaat. Prosesnya sudah berjalan. Semoga nanti semua bisa jadi anggota dengan membayar iuran wajib, sama seperti anggota lain," tambah Gus Ipul.

Nantinya, program pemberdayaan itu akan dijalankan langsung di dalam ekosistem Kopdes. Yang menarik, jenis bantuan atau pelatihan yang diberikan tidak akan seragam. Semuanya bakal disesuaikan dengan hasil asesmen kebutuhan di lapangan.

"Bisa kerajinan tangan di satu tempat, atau peternakan ayam di tempat lain. Tergantung potensi dan kebutuhan wilayahnya," katanya memberi contoh.

Memang, proses ini tak bisa instan. Dilakukan bertahap, dimulai dari dua lokasi uji coba tadi. Gus Ipul mengaku pihaknya sedang berkolaborasi erat dengan Kementerian Koperasi dan Kementerian Desa. Tujuannya jelas: memperkuat payung regulasi untuk transisi yang mulus.

Dia membeberkan gambaran idealnya. "Nanti ada program pemberdayaan ekonomi. Misalnya hasil ternaknya bisa dijual ke koperasi. Intinya, mereka bisa menjadi pemilik koperasi sekaligus pembeli di sana," paparnya.

"Tak cuma itu, mereka juga bisa menjual hasil produksinya. Inilah ekosistem yang coba dibangun Kopdes Merah Putih. Harapannya, ini bisa mempercepat 'kelulusan' mereka dari ketergantungan bansos," tambah Gus Ipul.

Lalu, bagaimana nasib bantuan sosial selama masa transisi ini? Gus Ipul menegaskan bahwa bansos akan tetap mengalir. Bantuan itu baru akan dihentikan ketika penerimanya sudah dianggap mandiri dan mampu berdiri di kaki sendiri.

"Ya tetap diberikan, sementara. Nanti kita ukur kemandiriannya. Kalau sudah cukup kuat, ya kita lepas. Ini memang bagian dari desain programnya," pungkasnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar