Polisi Usut Dugaan Pemalakan Sopir dengan Modus Tiket Parkir di Tanah Abang

- Selasa, 21 Juli 2026 | 04:25 WIB
Polisi Usut Dugaan Pemalakan Sopir dengan Modus Tiket Parkir di Tanah Abang

Seorang sopir angkutan mengaku menjadi korban pemalakan dengan modus tiket parkir di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pengakuan itu viral di media sosial dan kini tengah diusut polisi.

Dalam video yang beredar pada Selasa (21/7/2026), sopir tersebut mengaku diberi tiket parkir senilai Rp 25 ribu, namun ia hanya memberikan Rp 10 ribu. Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prastyo, memastikan akan menindaklanjuti informasi itu.

"Terkait informasi tersebut akan segera kami cek," kata Dhimas saat dikonfirmasi.

Jika ditemukan pelanggaran, polisi akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam video, sopir itu mengaku dimintai uang usai keluar dari Mal Thamrin City. "Tadi sempat diminta uang Rp 25.000. Saya kasih Rp 10.000 lalu dikasih tiket parkir," ujarnya.

Menurut sopir yang bernama Wiwin, ia tidak memarkirkan kendaraannya di lokasi tersebut, melainkan hanya melintas setelah keluar dari pusat perbelanjaan.

Pengakuan serupa disampaikan sopir lain, Ramos. Ia mengaku pernah mengalami kejadian serupa dan sempat menolak membayar karena hanya melintas. "Saya pernah juga diminta uang seperti itu dan dikasih tiket. Padahal saya hanya lewat," katanya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags