AMMAN Gelombang kekerasan melanda sejumlah wilayah di Meksiko. Ini adalah aksi balasan yang brutal, menyusul operasi militer yang berhasil menewaskan Nemesio Oseguera, alias "El Mencho", bos kartel narkoba paling dicari di negara itu. Situasi yang mencekam ini langsung memaksa Presiden Claudia Sheinbaum turun tangan untuk meredam kepanikan publik.
Dia berusaha meyakinkan semua pihak bahwa pemerintah tetap memegang kendali. Fokus utama mereka, kata Sheinbaum, adalah menjaga stabilitas nasional.
Menurut Presiden, keadaan sudah mulai membaik. Setelah penggerebekan dahsyat pada Minggu itu, situasi secara nasional diklaim telah kembali tenang. El Mencho bukan target sembarangan; dia adalah otak di balik Cartel Jalisco New Generation (CJNG), organisasi kriminal yang sangat ditakuti.
Namun begitu, gambaran dari lapangan ternyata tak semulus pernyataan politik. Menteri Keamanan Omar García Harfuch, yang mendampingi Sheinbaum, mengungkapkan korban yang tidak sedikit dari pihak keamanan. Setidaknya 25 anggota Garda Nasional tewas dalam bentrokan beruntun dengan geng-geng kriminal di Jalisco.
Bentrokan itu sendiri, ujarnya, terjadi dalam enam insiden terpisah. Di sisi lain, sekitar 30 orang yang diduga kriminal juga tewas di Jalisco, ditambah empat lainnya di negara bagian tetangga, Michoacán.
Artikel Terkait
Banjir Rendam Puluhan Titik di Denpasar dan Badung, Proses Evakuasi Berlangsung
Polri Pecat Brimob Pelaku Penganiayaan Anak di Tual, DPR: Langkah Tepat Jaga Marwah Institusi
Pakar Gizi IPB Ingatkan Bahaya Minum Kopi dan Teh Saat Sahur dan Buka Puasa
Truk Terguling di Tol Sedyatmo Sebabkan Macet Panjang Menuju Bandara Soekarno-Hatta