Janice Tjen bakal jadi unggulan keenam di Merida Open, Meksiko. Turnamen WTA 500 itu rencananya digelar mulai 23 Februari hingga 1 Maret 2026. Bagi petenis putri Indonesia ini, perjalanan dimulai dengan tantangan langsung: ia akan berhadapan dengan Camila Osorio asal Kolombia di babak pertama, Selasa nanti.
Jangan remehkan Osorio. Di tahun 2025 kemarin, dia berhasil mempertahankan gelarnya di WTA 250 Bogota. Itu gelar ketiga sepanjang kariernya, lho. Selain itu, dia juga sempat melaju sampai semifinal di Rabat dan perempat final di Singapura. Performa yang cukup solid.
Meski begitu, posisi rankingnya masih di bawah Janice. Osorio sekarang bertengger di peringkat 62 dunia. Sementara Janice, berdasarkan perhitungan terbaru Minggu malam, berada di posisi 46. Sebuah keunggulan kecil yang bisa jadi modal psikologis.
Kalau kita lihat, 2025 memang jadi tahun kebangkitan Janice. Dia berhasil menembus final WTA 250 Sao Paulo. Tapi puncaknya adalah kemenangan bersejarah di Chennai. Di sana, dia mengakhiri penantian panjang Indonesia dengan menjadi juara tunggal WTA Tour pertama sejak era Angelique Widjaja di Pattaya City 2002.
Prestasi itu langsung mendongkrak rankingnya secara dramatis. Dari yang semula No. 411, dia melesat hingga ke peringkat tertinggi kariernya, No. 53. Luar biasa, bukan?
Namun begitu, torehan Janice tak cuma di sektor tunggal. Di tahun yang sama, dia juga meraih dua gelar ganda pertamanya: di Guangzhou bersama Katarzyna Piter, dan di Chennai berpasangan dengan Aldila Sutjiadi. Belum lagi gelar WTA 125 di Jinan, plus enam gelar tunggal ITF yang dia sabet di paruh pertama tahun. Benar-benar musim yang padat dan produktif.
Sebelum terbang ke Meksiko, Janice baru saja menyelesaikan rangkaian turnamen di Timur Tengah dengan cukup baik. Dia berhasil mencapai babak 16 besar di WTA 1000 Dubai, setelah sebelumnya terhenti di babak 32 besar Qatar Open.
Di Doha, perjalanannya dihentikan oleh pemain nomor satu dunia, Iga Swiatek. Sementara di Abu Dhabi, meski dapat wildcard, dia harus menyerah di babak kedua dari unggulan kelima, Liudmila Samsonova.
Di Merida nanti, Janice tak hanya fokus pada tunggal. Dia juga akan turun di sektor ganda, lagi-lagi berpasangan dengan rekannya yang sudah akrab, Katarzyna Piter. Mereka dijadwalkan menghadapi pasangan Madeleine Brooks dan Shuo Feng di laga pembuka.
Jadi, semua mata kini tertuju pada Janice. Bisakah dia melanjutkan momentum terbaiknya dan menciptakan kejutan di tanah Meksiko? Kita tunggu saja aksi pertamanya Selasa nanti.
Artikel Terkait
Dewa United Kalahkan Borneo FC, Persib Amankan Poin Penuh di Pekan 22 Liga 1
IBL 2026 Kembali Bergulir, Pekan Kedelapan Hadirkan Delapan Laga Seru
Warga Bogor Selatan Tewas Saat Perbaiki Genting Bocor di Atap Rumah
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Semarang Hari Ini: Imsak 04.17 WIB