MURIANETWORK.COM - Konami secara resmi mengumumkan kembalinya salah satu warisan terbesarnya dalam dunia game: Castlevania. Judul baru bertajuk "Castlevania: Belmont's Curse" ini dijadwalkan rilis pada 2026, bertepatan dengan perayaan 40 tahun franchise legendaris tersebut. Game yang dikembangkan bersama studio Evil Empire dan Motion Twin ini akan membawa pemain ke Paris tahun 1499, mengusung genre 2D action-exploration dengan sentuhan visual yang lebih berwarna.
Kolaborasi dengan Studio di Balik Dead Cells
Kehadiran Evil Empire dan Motion Twin dua studio yang sukses menghidupkan kembali sensasi game aksi dengan Dead Cells dan The Rogue Prince of Persia menjadi sinyal kuat bahwa Konami serius menghadirkan pengalaman baru. Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, melainkan upaya untuk menyuntikkan DNA gameplay yang dinamis dan modern ke dalam formula klasik yang telah dicintai puluhan tahun. Ekspektasi pun mengarah pada harapan bahwa Belmont's Curse akan menemukan keseimbangan sempurna antara kesetiaan pada warisan seri dan inovasi yang segar.
Mengulik Setting dan Gameplay
Narasi game ini mengambil latar 23 tahun setelah peristiwa Castlevania III: Dracula's Curse. Pemain akan mengendalikan penerus Trevor Belmont, berbekal Vampire Killer, cambuk ikonik keluarga pemburu vampir itu. Paris digambarkan bukan sebagai kota cahaya, melainkan labirin gothic yang diselimuti bayangan dan ancaman monster, dengan kastil Dracula yang menjulang di kejauhan sebagai pengingat akan bahaya yang mengintai.
Di luar pertarungan, eksplorasi mendalam menjadi jantung pengalaman. Pemain akan memecahkan teka-teki lingkungan dan menjelajahi ruang rahasia, elemen khas yang selalu dinanti-nanti penggemar setia.
Mekanika Cambuk yang Lebih Lincah
Salah satu pembaruan paling menarik terletak pada cara pemain menggunakan cambuk. Alat andalan keluarga Belmont itu tidak lagi sekadar senjata untuk menghajar musuh. Kini, cambuk juga berfungsi sebagai alat bantu gerak yang lincah, memungkinkan karakter berayun layaknya pemain trapeze untuk menjelajahi medan. Perubahan mekanis ini diharapkan dapat menambah kedalaman strategi baik dalam pertempuran maupun eksplorasi.
Sentuhan Visual yang Segar
Meski setting dan atmosfernya tetap gelap, Belmont's Curse menghadirkan palet warna yang lebih hidup dan kontras, terinspirasi oleh gaya visual Dead Cells. Pendekatan ini merupakan langkah berani yang berpotensi memperluas daya tarik game, menarik perhatian pemain baru tanpa mengabaikan nuansa gotik yang menjadi identitas utama seri Castlevania. Hasilnya adalah sebuah dunia yang terasa akrab, namun sekaligus baru untuk dinikmati.
Platform dan Jadwal Rilis
Konami telah mengonfirmasi bahwa game ini akan tersedia secara luas di PC (melalui Steam), PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Nintendo Switch. Meski tanggal rilis spesifik belum diumumkan, target tahun 2026 memberikan waktu yang cukup bagi pengembang untuk memoles game hingga sempurna, sekaligus menjadikannya puncak perayaan empat dekade perjalanan Castlevania.
Seperti yang diungkapkan oleh tim pengembang dalam sebuah pernyataan, "Kami berkomitmen untuk menghormati warisan ini sambil membawanya ke tempat baru."
Pengumuman ini disambut dengan antusiasme sekaligus kehati-hatian dari komunitas. Bagaimanapun, menghidupkan kembali warisan klasik selalu penuh tantangan. Namun, dengan kombinasi pengawalan Konami dan keahlian teknis dari studio yang telah terbukti di genre serupa, Castlevania: Belmont's Curse memiliki fondasi yang kuat untuk memenuhi harapan tinggi tersebut.
Artikel Terkait
Stasiun Depok Baru Dinilai Tak Aksesibel, Penumpang Lansia dan Disabilitas Terhambat Tangga
Mendagri Tito Tekankan Data Akurat Jadi Kunci Percepatan Huntap di Pidie Jaya
Komisi III DPR Desak Penyidikan Tuntas Kasus Meninggalnya Nizam, Remaja 12 Tahun di Sukabumi
Kemenag Pacu Kesejahteraan Guru Agama Melalui Program Sertifikasi PPG