Selain kekuatan gerakan, KSPSI juga mengandalkan kekuatan ekonomi. Andi Gani mengungkapkan capaian signifikan aset koperasi yang berada di bawah naungan konfederasi tersebut, yang nilainya mencapai sekitar Rp 1,9 triliun. Angka ini, menurutnya, bukan sekadar nominal, melainkan bukti nyata kemandirian dan stabilitas organisasi.
“Kita memiliki aset koperasi total, tadi malam saya hitung Rp 1,9 triliun. Jadi kita serikat pekerja, aset koperasi kita kumpulkan akan dibacakan oleh Ketua Dewan Penasihat,” jelas Andi Gani.
Lebih lanjut dia menambahkan, “Kita memiliki kekuatan aset koperasi yang luar biasa. Ini membuktikan bahwa organisasi bukan hanya kuat secara gerakan, tetapi juga secara ekonomi.”
Rangkaian Kegiatan dan Dukungan Pejabat
Perayaan HUT ke-53 ini tidak hanya berlangsung di Purwakarta, tetapi juga akan diisi dengan serangkaian kegiatan di berbagai daerah, termasuk Jawa Barat dan Surabaya. Momentum ini diharapkan dapat semakin mengokohkan posisi KSPSI sebagai garda terdepan pembela kesejahteraan buruh.
“Yakinlah, KSPSI akan tetap berada di garis perjuangan yang sama untuk memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia,” imbuhnya.
Acara tasyakuran yang berlangsung khidmat itu dihadiri sekitar 1.550 pekerja dari berbagai wilayah. Turut hadir sejumlah pejabat tinggi, antara lain Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat KSPSI, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, serta sejumlah pejabat utama Polri dan pemerintah daerah. Rangkaian acara diisi dengan penampilan musik religi dan ditutup dengan buka puasa bersama, mencerminkan nuansa kebersamaan yang kental.
Artikel Terkait
Rusia, AS, dan Tiongkok Pimpin Perlombaan Teknologi Rudal Balistik Antarbenua
Jessica Iskandar Alami Gejala Hepatitis A Diduga dari Makanan yang Diolah Asisten Rumah Tangga
Rakyat Iran Berkabung 40 Hari Gugurnya Ayatollah Khamenei di Tengah Gencatan Senjata
Unpad Buka 3.868 Kursi Jalur Mandiri 2026, Tanpa Kenaikan UKT