Kapolri Serukan Kolaborasi Antara Polri, Serikat Pekerja, dan Masyarakat Hadapi Dampak Global

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:15 WIB
Kapolri Serukan Kolaborasi Antara Polri, Serikat Pekerja, dan Masyarakat Hadapi Dampak Global

"Oleh karena itu tentunya perlu adanya kolaborasi antara pengusaha dan rekan-rekan serikat sehingga di satu sisi mereka mau berinvestasi, mereka mau mengembangkan usahanya," kata Sigit.

Meski mendukung iklim investasi, Kapolri dengan tegas menyatakan komitmen Polri untuk mendukung perjuangan buruh memperoleh hak-haknya. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan menjalankan perjuangan dalam koridor hukum yang berlaku.

"Di sisi lain lain juga mereka tetap harus memperhatikan hak-hak dari para pekerja, hak-hak dari buruh. Keseimbangan ini yang tentunya harus kita jaga. Rekan-rekan buruh harus tetap terus memperjuangkan namun melalui koridor aturan yang benar," tuturnya.

Peningkatan Kompetensi Buruh Indonesia

Lebih jauh, Sigit juga menyoroti aspek kompetensi. Dalam persaingan global yang semakin ketat, peningkatan keterampilan dan kemampuan pekerja Indonesia dinilai sebagai sebuah keharusan. Hal ini tidak hanya untuk melindungi pasar kerja dalam negeri, tetapi juga untuk membuktikan kualitas tenaga kerja Indonesia di kancah internasional.

"Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Dan kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh, dan tidak kalah hebat dengan buruh di luar," pungkas Kapolri.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar