Saya sangat menghargai setiap kritik dan masukan yang telah disampaikan secara baik dan konstruktif, sebagai pembelajaran untuk terus memperbaiki diri, termasuk belajar berkomunikasi dengan lebih bijaksana, lebih jernih, dan lebih berempati dalam menyampaikan pandangan di ruang publik.
Saya mencintai Indonesia, dengan segala harapan dan tantangannya, dan semoga saya tetap bisa terus berkontribusi untuk Indonesia hari ini dan di masa depan. Semoga di bulan suci Ramadan ini, kita bisa saling menata hati, memperbaiki diri, dan fokus menjalankan ibadah sepenuh hati. Terima kasih atas perhatian dan doa baiknya.
Respons Resmi LPDP
Di sisi lain, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan pun buka suara. Mereka menyayangkan polemik yang terjadi. Perilaku DS dinilai telah melenceng dari nilai-nilai integritas yang selalu digaungkan.
Informasi yang beredar juga menyebut suami DS, yang juga awardee LPDP, diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya. Pasangan ini diketahui saat ini menetap di Inggris.
LPDP menegaskan aturannya.
Meski demikian, lembaga itu memastikan bahwa DS secara hukum sudah tidak terikat dengan mereka. Alasannya, studi DS telah selesai pada Agustus 2017 dan seluruh masa pengabdiannya dinyatakan tuntas.
Namun begitu, LPDP tak tinggal diam. Mereka berjanji akan menghubungi DS untuk mengingatkan tentang etika bermedia sosial dan kewajiban moral sebagai penerima beasiswa.
Artikel Terkait
Wisatawan Tewas Hanyut di Air Terjun Tibu Ijo Lombok Barat
Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Hiatus, Grup Lanjut Promosi dengan Tujuh Anggota
Bigmo Minta Maaf Langsung kepada Azizah Salsha, Akhiri Konflik Hukum
Surabaya Blokir Layanan Publik bagi Mantan Suami Lalai Bayar Nafkah