Guru Honorer Gugat Program Makan Bergizi Gratis ke MK, Mendikdasmen Bantah Potong Anggaran

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 07:00 WIB
Guru Honorer Gugat Program Makan Bergizi Gratis ke MK, Mendikdasmen Bantah Potong Anggaran

Selamat pagi. Mari kita simak beberapa berita utama yang ramai diperbincangkan pada Jumat, 20 Februari lalu. Ada beberapa perkembangan menarik, mulai dari gugatan terhadap program pemerintah, kabar gembira untuk ASN, hingga hasil riset yang cukup mengejutkan.

Program MBG Digugat ke MK, Ini Tanggapan Mendikdasmen

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini berhadapan dengan gugatan di Mahkamah Konstitusi. Para guru honorer yang menggugat menilai program ini justru berdampak buruk pada pendapatan mereka. Intinya, mereka merasa gaji PPPK paruh waktu jadi lebih kecil ketimbang honorer karena anggaran pendidikan dipotong untuk membiayai MBG.

Namun begitu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, punya jawaban yang tegas. Menurutnya, klaim bahwa MBG mengurangi anggaran pendidikan di kementeriannya sama sekali tidak benar. Dia menegaskan bahwa program itu berjalan tanpa menggerus pos anggaran yang lain.

Purbaya Bocorkan Jadwal THR ASN

Ada kabar baik dari Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. Dia baru-baru ini membocorkan soal pencairan Tunjangan Hari Raya untuk para ASN. Purbaya menyebut proses administrasinya sudah di ujung tanduk, hampir selesai semua.

Artinya? Pengumuman resmi dan pencairan dananya tinggal menunggu waktu sebentar lagi. Kabar yang pasti dinanti-nanti banyak orang.

Riset UI Beberkan Dampak Positif MBG

Di sisi lain, sebuah riset justru membeberkan sisi lain dari program MBG. Kolaborasi antara Kemendikdasmen dan Laboratorium Sosiologi UI (Labsosio UI) sepanjang 2025 menyimpulkan hal yang positif. Program ini ternyata berdampak baik bagi kelompok sosial ekonomi rendah.

Berdasarkan rilis Badan Gizi Nasional, program ini membantu memenuhi kebutuhan pangan bergizi, terutama untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu. Skor persepsinya bahkan mencapai 4,30. Angka yang cukup berbicara.

Kronologi Kasus Narkoba yang Jerat AKBP Didik

Sementara itu, Mabes Polri akhirnya mengungkap kronologi lengkap kasus narkoba yang menyeret sejumlah perwiranya. Salah satu yang tersangkut adalah mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Sungguh memalukan.

Didik sudah dipecat dengan tidak hormat. Sidang Komisi Kode Etik Polri di Jakarta pada Kamis (19/2) memutuskan pemberhentian itu. Kasus yang benar-benar sontoloyo.

Politikus Gerindra: MBG Bagian dari Strategi Pertahanan

Terakhir, ada pandangan menarik dari politikus Gerindra, Arief Poyuono. Dia bilang, program MBG di era Prabowo-Gibran ini bukan cuma soal bantuan sosial biasa. Lebih dari itu, program ini adalah bagian dari strategi ketahanan nasional jangka panjang, semacam Sishankamrata modern.

Menurut Arief, langkah ini penting di tengah situasi global yang makin tak menentu penuh konflik, krisis pangan, dan tekanan ekonomi di mana-mana. Jadi, ada dimensi strategis yang lebih dalam di balik program makan gratis ini.

Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar