Dari sisi kelembagaan, Komite Olimpiade Indonesia (NOC) telah menjalin komunikasi informal dengan rekanannya di Malaysia. Dialog ini tidak hanya membahas penyelenggaraan, tetapi juga visi bersama untuk meningkatkan kualitas SEA Games sebagai batu loncatan menuju ajang yang lebih bergengsi.
Presiden NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, memaparkan bahwa semangat kolaborasi sudah terbangun. Fokusnya adalah bagaimana memanfaatkan momentum ini untuk membuka peluang yang lebih besar bagi atlet-atlet Asia Tenggara.
“Nah spiritnya sejauh ini sudah sama, bagaimana memaksimalkan fungsi SEA Games supaya lebih banyak nomor Olimpiade dan kalau bisa bahkan lisensi supaya bisa mendapatkan tiket ke Olimpiade 2028,” sebut Oktohari.
Di sisi diplomasi, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia menyatakan komitmen penuh perwakilan Indonesia di Kuala Lumpur. KBRI siap menjadi mitra yang mendukung setiap langkah persiapan teknis dan non-teknis, memastikan kontingen Merah Putih dapat berjuang dengan nyaman dan maksimal di tanah rantau.
“Kami dari KBRI Kuala Lumpur intinya siap untuk menyukseskan dan mendukung semua langkah dan semua persiapan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga serta NOC untuk seluruh daerah yang akan menjadi penyelenggara SEA Games ini nanti di Malaysia,” ucap Dubes Iman.
Pertemuan ini menandai fase persiapan yang lebih konkret, mengedepankan pendekatan kolaboratif antarlembaga. Langkah-langkah antisipatif terhadap tantangan logistik dan analisis kompetisi yang realistis menunjukkan upaya untuk membangun fondasi yang kuat jauh sebelum pertandingan dimulai.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tegaskan IKJ Tak Pindah dari Cikini, Siapkan Ruang Kreatif di Kota Tua
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Peserta Unjuk Rasa di Monas
Eks Direktur PT DSI Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Rp 2,4 Triliun
Gangguan Listrik Masih Melanda Wilayah Angke, PLN Lakukan Penormalan Bertahap