"Berdasarkan keterangan awal saat kereta melintas itu, bunyi sirene sebelumnya sudah dinyalakan oleh petugas," tambah Jauhari.
Akibatnya? Cukup parah. Rute kereta Tangerang-Duri langsung lumpuh total. Bayangkan saja, gerbong kereta terpelanting ke kiri rel, sementara badan truk kontainer yang ringsek menghadang di sisi kanan. Jalur benar-benar terblokir.
KAI pun mengeluarkan pengumuman darurat. Untuk sementara, perjalanan commuter line relasi Duri-Tangerang hanya bisa sampai Stasiun Rawa Buaya saja. Lebih repot lagi, pemberangkatan dari Stasiun Tangerang dibatalkan. Begitu pula dengan perjalanan KA Bandara Soekarno-Hatta. Ribuan penumpang pastinya terdampak, harus mencari alternatif transportasi lain di tengah kesibukan pagi.
Insiden ini lagi-lagi menyoroti sikap ugal-ugalan di perlintasan kereta. Palang pintu dan sirene bukanlah hiasan. Tapi nyawa taruhannya.
Artikel Terkait
H-851, Tongkang Tanpa Mesin Terbesar di Dunia, Pertahankan Gelar hingga 2026
Comeback Curry Capai 9.000 Field Goals, Warriors Tetap Tumbang dari Rockets
Atap Jebol dan Cuaca Buruk Ganggu 12 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta
Trump Kritik NATO dan Sekutu Asia, Sebut Kehadiran Militer AS Sebagai Pengorbanan