MURIANETWORK.COM - Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, meninjau langsung perkembangan pemulihan di Kabupaten Aceh Timur. Kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan bantuan kemasyarakatan dari Kementerian Dalam Negeri kepada warga yang terdampak, sebagai wujud komitmen pemerintah dalam proses pemulihan pascabencana.
Kunjungan Diawali dengan Silaturahmi
Mengawali agenda kerjanya, Tito Karnavian melaksanakan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Darussalihin. Suasana pagi yang khidmat itu menjadi momen silaturahmi sebelum rangkaian peninjauan dimulai. Usai ibadah, bantuan kemasyarakatan secara simbolis diserahkan kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, beserta perwakilan warga setempat.
Progres dan Tantangan Pemulihan di Aceh
Dalam kesempatan tersebut, Tito memaparkan perkembangan terkini penanganan pascabencana di wilayah Sumatera, dengan fokus khusus pada Provinsi Aceh. Ia menyoroti sejumlah daerah yang masih memerlukan perhatian intensif.
"Di Aceh, dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, kami melihat perlu atensi mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).
Ia merinci bahwa dampak bencana di berbagai wilayah Aceh cukup beragam. Kerusakan infrastruktur, endapan lumpur yang mengganggu, terhambatnya jaringan irigasi, hingga putusnya akses jalan merupakan beberapa persoalan utama yang masih dihadapi. Berbagai upaya penanganan terhadap masalah-masalah tersebut terus dikerjakan secara berkelanjutan oleh pemerintah bersama seluruh pihak terkait di lapangan.
Komitmen Kehadiran Negara
Tito Karnavian menegaskan kembali komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat dalam proses pemulihan ini. Ia menyatakan bahwa segala upaya akan dilakukan agar rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan optimal, termasuk di Aceh Timur, sehingga kehidupan warga dapat kembali pulih dengan cepat.
"Dan sekali lagi, Aceh Timur adalah salah satu daerah yang menjadi perhatian kita. Itulah yang menunjukkan bahwa negara hadir untuk pemulihan pascabencana," tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menutup kunjungan kerjanya, dengan harapan bahwa kerja keras semua pihak dapat mempercepat pemulihan dan mengembalikan kondisi masyarakat ke keadaan normal.
Artikel Terkait
ABK Indonesia Tewas dalam Kebakaran Kapal Pesiar Dekat Singapura
APBN 2026 Cairkan Rp200 Miliar untuk Bibit Perkebunan Petani Sultra
Imigrasi Jaksel Amankan 13 WNA yang Bekerja Ilegal di Balik Acara Celebrity Portrait
Impor 35.000 Kendaraan India untuk Proyek Desa Dipertanyakan, Industri Dalam Negeri Siap Penuhi Pesanan