Bapanas Pastikan Ketersediaan Daging Ayam dan Telur dengan Program Stabilisasi Harga

- Kamis, 19 Februari 2026 | 22:15 WIB
Bapanas Pastikan Ketersediaan Daging Ayam dan Telur dengan Program Stabilisasi Harga

"Kalau telur, bervariasi. Ada yang Rp30.000. Ada yang Rp31.000 tapi kecenderungan memang sudah turun di beberapa tempat. Mulai menurun menjadi Rp29.000 sampai Rp30.000 untuk telur, menurut pantauan kami," jelasnya.

Secara nasional, rata-rata harga telur ayam ras per kg berada di Rp31.757, sementara HAP maksimalnya Rp30.000. Kenaikan IPH terjadi di 80 daerah, tetapi hanya 28 kabupaten/kota yang harganya melampaui batas acuan. Selebihnya, 52 daerah masih berada dalam koridor harga yang ditetapkan.

Dukungan dari Program SPHP Jagung Pakan

Di balik upaya stabilisasi harga di tingkat konsumen, pemerintah juga menjalankan program intervensi di hulu, khususnya untuk menjaga biaya produksi peternak. Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan tahun 2026 dialokasikan anggaran sebesar Rp678 miliar, dengan target penyaluran 242 ribu ton.

Angka ini meningkat signifikan, hampir lima kali lipat dari realisasi penyaluran tahun 2025 yang sebesar 51,2 ribu ton untuk 3.578 peternak di 17 provinsi. Program ini diharapkan dapat meringankan beban peternak mandiri dalam memperoleh pakan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Ketersediaan jagung sebagai bahan pakan utama unggas dianggap sebagai kunci penopang stabilitas harga telur dan daging ayam dalam jangka menengah.

Pesan Tegas dari Pimpinan Bapanas

Secara terpisah, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk kenaikan harga kedua komoditas tersebut. Pihaknya mengingatkan bahwa kondisi produksi dalam negeri sudah mencukupi.

"Daging ayam dan telur ayam, tidak boleh naik. Kita surplus. Tidak ada alasan naik. Kita sekarang sudah swasembada 9 komoditas. Termasuk telur dan daging ayam, kita sudah swasembada," tegas Amran.

Pernyataan ini sekaligus menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk memastikan stabilitas pangan, terutama di momen penting seperti Ramadan, dengan pendekatan yang menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar