MURIANETWORK.COM - Krafton secara resmi mengumumkan Project Windless, sebuah game action RPG dunia terbuka yang diadaptasi dari novel fantasi Korea ternama. Game yang dikembangkan oleh Krafton Montréal Studio ini pertama kali ditampilkan lewat trailer di acara Sony PlayStation State of Play. Dibangun dengan Unreal Engine 5, proyek ini menjanjikan pengalaman epik yang berakar pada mitologi Korea kuno.
Mengangkat Warisan Sastra ke Dalam Dunia Digital
Dasar cerita Project Windless bukanlah hal sembarangan. Game ini mengadaptasi "The Bird That Drinks Tears", novel fantasi legendaris karya Lee Yeong-do yang dianggap sebagai salah satu pilar sastra fantasi Korea. Kreator game mengambil pendekatan yang menarik dengan menempatkan latar waktu sekitar 1.500 tahun sebelum peristiwa dalam novel. Dengan kata lain, pemain akan menyelami era mitologi di mana legenda-legenda besar dalam cerita itu justru pertama kali tercipta.
Menjadi Raja Pahlawan di Dunia yang Kaya Ras
Dalam petualangan ini, pemain akan memerankan Hero King, seorang pejuang dari ras Rekon yang mahir menggunakan pedang kembar berbahan bintang. Dunia game dihuni oleh empat ras cerdas yang berbeda Manusia, Rekon, Nhaga, dan Tokkebi masing-masing dengan budaya, motivasi, dan peran tersendiri dalam konflik besar yang mendera dunia. Keberagaman ini bukan sekadar latar belakang, melainkan inti dari dinamika politik dan peperangan yang akan dihadapi.
Gameplay yang Memberi Kuasa Penuh Kepada Pemain
Krafton menekankan bahwa Project Windless adalah sebuah narasi yang digerakkan oleh pilihan pemain. Setiap keputusan, besar atau kecil, diklaim akan memiliki konsekuensi nyata yang mengubah jalannya perang, membentuk aliansi, dan pada akhirnya menulis ulang sejarah dunia itu sendiri. Dari sisi pertarungan, game ini menghadirkan sistem real-time, skill-based combat yang menantang.
Yang lebih ambisius, teknologi yang mereka sebut Mass Technology memungkinkan pertempuran skala besar dengan ribuan unit, baik prajurit maupun makhluk raksasa, beradu di layar secara bersamaan. Ini adalah upaya untuk menghadirkan sensasi peperangan epik yang sesungguhnya.
Visi Ambisius: Lord of The Rings-nya Korea?
Tim pengembang memiliki cita-cita yang tinggi untuk proyek ini. Mereka tidak hanya ingin menciptakan game RPG premium, tetapi juga sebuah mahakarya yang memadukan keahlian produksi AAA dari industri Barat dengan autentisitas dan kedalaman budaya Korea. Dalam sebuah catatan pengembang yang dirilis, mereka menjelaskan filosofi di balik kreasi ini.
"Pihak pengembang mengatakan nuansa yang dibawa nantinya akan seperti Lord of The Rings versi Korea," ungkap mereka, menggambarkan ambisi untuk menciptakan dunia fantasi yang sama-sama mendalam dan mengakar kuat pada sebuah mitologi.
Tunggu Kehadirannya di PC dan Konsol
Untuk saat ini, Project Windless dijadwalkan akan rilis di platform PC dan konsol. Meski demikian, tanggal peluncuran spesifik masih ditutup rapat oleh Krafton. Pengumuman ini disambut dengan antusiasme dari kalangan penggemar RPG dan sastra fantasi, yang kini menanti informasi lebih lanjut mengenai bagaimana warisan literatur Korea yang kaya akan diterjemahkan ke dalam interaksi digital yang memukau.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Muara Enim Ditangkap OTT Kasus Dugaan Gratifikasi Proyek Irigasi Rp 1,6 Miliar
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 M untuk Wilayah Medan dan Sekitarnya
Satpol PP DKI Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam Selama Ramadan
Kementerian HAM Kembangkan Desa Sadar HAM dan Kampung Redam untuk Cegah Konflik