MURIANETWORK.COM - Persib Bandung menghadapi tugas berat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) malam. Dalam laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two, tim asuhan Bojan Hodak itu harus mengalahkan Ratchaburi FC dengan selisih minimal empat gol untuk membalikkan agregat 3-0 dan melaju ke perempat final. Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 19.15 WIB ini menjadi ujian nyata mentalitas dan kualitas skuad Maung Bandung di kancah kontinental.
Optimisme Pelatih di Tengah Tekanan
Meski situasinya sangat sulit, atmosfer di kubu Persib tidak diwarnai keputusasaan. Pelatih Bojan Hodak mengakui performa buruk timnya pada pertandingan pertama, namun ia memilih untuk melihat ke depan dengan penuh keyakinan. Tekad untuk tampil lebih baik di depan pendukung sendiri menjadi modal utama.
"Pertandingan pertama, kami membuat terlalu banyak kesalahan. Itu adalah salah satu permainan ketika semuanya menjadi salah. Saya yakin besok akan lebih baik," tutur Hodak dalam konferensi pers pra-pertandingan.
Ia pun menekankan sifat tak terduga dari sepak bola, di mana harapan tetap boleh digantung selama peluit wasit belum berbunyi panjang. Pelatih asal Kroasia itu mengajak seluruh elemen tim untuk percaya pada kemungkinan.
"Skor 3-0 adalah hasil yang sulit untuk dibatalkan. Tapi kamu tidak pernah tahu dalam sepak bola, semuanya mungkin. Jadi kita akan keluar, mencoba yang terbaik, dan saya harap mendapatkan hasil positif," tegasnya.
Dua Skenario Menuju Perempat Final
Mengutamakan kemenangan mutlak adalah satu-satunya jalan bagi Persib. Mengingat babak 16 besar ACL Two tidak menggunakan aturan gol tandang, perhitungannya menjadi lebih lugas: fokus pada agregat gol keseluruhan. Analisis terhadap regulasi kompetisi menunjukkan setidaknya ada dua jalan yang bisa ditempuh Maung Bandung.
Pertama, dan yang paling diharapkan, adalah kemenangan dengan selisih empat gol atau lebih. Hasil seperti 4-0, 5-1, atau 6-2 akan membawa Persib lolos secara langsung tanpa perlu melalui drama babak tambahan.
Skenario kedua terjadi jika Persib berhasil menang telak 3-0. Hasil ini akan menyamakan agregat menjadi 3-3 dan memaksa pertandingan masuk ke babak perpanjangan waktu 2x15 menit. Jika skor tetap imbang, nasib kedua tim akan ditentukan melalui adu penalti yang menegangkan.
Dukungan Penuh di Kandang Sendiri
Faktor pendukung di Stadion GBLA diprediksi akan menjadi kekuatan tambahan yang signifikan. Suporter diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang mendorong semangat juang pemain sejak menit pertama. Di sisi lain, Ratchaburi FC dipastikan akan bermain lebih defensif dan mengandalkan serangan balik cepat untuk menjaga keunggulan mereka.
Pertandingan hidup-mati ini tidak hanya ujian teknis, tetapi juga ujian mental. Kemampuan tim untuk tetap disiplin, kreatif, dan efisien dalam mencetak gol di bawah tekanan besar akan menjadi kunci. Semua mata kini tertuju pada Bandung, menanti apakah keajaiban sepak bola benar-benar akan terjadi.
Artikel Terkait
AC Milan Hadapi Como di San Siro, Perebutan Zona Liga Champions Makin Sengit
Gus Ipul Disebut Kandidat Pemimpin Transformasional untuk PBNU di Muktamar ke-35
Menteri Prasetyo Hadi Imbau Masyarakat Hormati Perbedaan Awal Puasa Ramadan
Puan Maharani Ajak Perkuat Persaudaraan di Ramadan yang Berdekatan dengan Momen Keagamaan Lain