Begitu laporan masuk, respon darurat pun bergerak cepat.
Demikian bunyi pernyataan resmi dari otoritas Distrik Donghai yang disebarkan via media sosial. Upaya pemadaman yang intensif akhirnya membuahkan hasil. Api yang berkobar dapat dipadamkan sekitar pukul 4 sore, atau kurang dari dua jam setelah ledakan pertama.
Sayangnya, korban jiwa tak terhindarkan. Pihak berwenang mengonfirmasi setidaknya delapan nyawa melayang. Dua korban selamat dinyatakan menderita luka bakar ringan dan segera mendapat perawatan.
Insiden ini kembali menyoroti bahaya yang mengintai dari bahan peledak, sekalipun yang dianggap untuk perayaan. Di sisi lain, momentum suka cita menjelang Imlek pun kini berbalut duka.
Artikel Terkait
Komisi III DPR Tegaskan Putusan Bebas Videografer Amsal Sitepu Sudah Berkekuatan Hukum Tetap
Rumah di Cempaka Putih Dibobol Maling Saat Kosong, Laptop hingga Koleksi Topi Raib
MPL ID Season 17: RRQ Hoshi dan Alter Ego Berjuang Bangkit di Pekan Kedua
Komnas HAM Segera Panggil Empat Anggota TNI Tersangka Penyiran Air Keras Aktivis KontraS