Suara ledakan yang keras tiba-tiba mengguncang sebuah toko kembang api di China timur. Akibatnya, delapan orang meninggal dunia. Dua lainnya mengalami luka-luka dalam insiden yang langsung memicu kobaran api hebat itu.
Kejadian ini terjadi di Distrik Donghai, Provinsi Jiangsu, tepatnya pada Minggu siang lalu. Menurut laporan, jam menunjukkan pukul 2:30 sore waktu setempat saat ledakan itu terjadi.
Bagi masyarakat pedesaan di sana, kembang api bukan sekadar hiasan. Mereka biasa menyalakan jenis percikan atau 'rudal' berderit untuk memeriahkan hari-hari besar. Tahun Baru Imlek, yang jatuh besok, Selasa, adalah salah satu momen penting yang biasanya dirayakan dengan meriah.
Namun begitu, perayaan kali ini ternoda tragedi.
Otoritas setempat dengan cepat merilis penyebabnya. Ledakan mematikan itu diduga kuat akibat "pembuangan kembang api yang tidak tepat" oleh satu atau beberapa warga. Sisa-sisa bahan piroteknik itu diduga memicu ledakan di dalam toko.
Artikel Terkait
Arema FC Hadapi Malut United dengan Tujuh Pemain Absen
Donghae Super Junior Umumkan Album Solo Perdana dan Tur Asia 2026
Ekspor Sumsel Anjlok 34,61% pada Dua Bulan Pertama 2026
BMKG Prediksi Langit Jakarta Didominasi Cerah Berawan Hari Ini