Tokoh Masyarakat Pekalongan Selamat dari Upaya Penembakan di Teras Rumah

- Senin, 16 Februari 2026 | 00:30 WIB
Tokoh Masyarakat Pekalongan Selamat dari Upaya Penembakan di Teras Rumah

Suasana malam di Kedungwuni, Pekalongan, tiba-tiba berubah mencekam. Sabtu (15/2/2026) yang lalu, bunyi tembakan memecah keheningan dan mengagetkan warga sekitar. Pelakunya? Masih misterius. Orang tak dikenal itu melepaskan tembakan ke arah Amat Muzakhin, atau yang akrab disapa Boim.

Korban, seorang tokoh masyarakat berusia 56 tahun, bukan orang sembarangan. Ia adalah suami dari Nur Fatwah, anggota DPRD Jawa Tengah. Saat kejadian, Boim sedang duduk-duduk santai di teras rumahnya bersama dua orang rekannya. Untungnya, nasib berkata lain. Peluru yang dilepaskan sang penembak nyasar hanya menghantam dinding dan plafon rumah. Peluru itu kemudian ditemukan di area garasi.

Menurut sejumlah saksi, suasana langsung panik. Pelaku, yang masih belum teridentifikasi, langsung kabur setelah melakukan aksinya. Ia dikabarkan melarikan diri ke arah utara, menghilang dalam gelapnya malam.

Untungnya, seluruh kejadian ini terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV di lokasi. Rekaman itu kini menjadi barang bukti utama. Pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Pekalongan yang dibantu Polda Jawa Tengah, telah mengambil alih penyelidikan. Mereka masih memburu pelaku yang hingga kini belum juga tertangkap.

Masyarakat setempat tentu saja dihantui rasa was-was. Peristiwa penembakan di tempat yang seharusnya aman ini meninggalkan banyak tanya. Motifnya apa? Apakah ada unsur politis atau dendam pribadi? Polisi masih menyelidiki, dan kita semua menunggu titik terang.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar