Suasana malam di Kedungwuni, Pekalongan, tiba-tiba berubah mencekam. Sabtu (15/2/2026) yang lalu, bunyi tembakan memecah keheningan dan mengagetkan warga sekitar. Pelakunya? Masih misterius. Orang tak dikenal itu melepaskan tembakan ke arah Amat Muzakhin, atau yang akrab disapa Boim.
Korban, seorang tokoh masyarakat berusia 56 tahun, bukan orang sembarangan. Ia adalah suami dari Nur Fatwah, anggota DPRD Jawa Tengah. Saat kejadian, Boim sedang duduk-duduk santai di teras rumahnya bersama dua orang rekannya. Untungnya, nasib berkata lain. Peluru yang dilepaskan sang penembak nyasar hanya menghantam dinding dan plafon rumah. Peluru itu kemudian ditemukan di area garasi.
Menurut sejumlah saksi, suasana langsung panik. Pelaku, yang masih belum teridentifikasi, langsung kabur setelah melakukan aksinya. Ia dikabarkan melarikan diri ke arah utara, menghilang dalam gelapnya malam.
Untungnya, seluruh kejadian ini terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV di lokasi. Rekaman itu kini menjadi barang bukti utama. Pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Pekalongan yang dibantu Polda Jawa Tengah, telah mengambil alih penyelidikan. Mereka masih memburu pelaku yang hingga kini belum juga tertangkap.
Masyarakat setempat tentu saja dihantui rasa was-was. Peristiwa penembakan di tempat yang seharusnya aman ini meninggalkan banyak tanya. Motifnya apa? Apakah ada unsur politis atau dendam pribadi? Polisi masih menyelidiki, dan kita semua menunggu titik terang.
Artikel Terkait
Ahli Ingatkan Bahaya Konsumsi Lemak Jenuh Berlebih bagi Jantung dan Metabolisme
Tembok SMPN 182 Jakarta Roboh, Sudah Ada Peringatan Kondisi Miring
PMI Jember Normalisasi Sumur Warga Tercemar Pasca-Banjir Bedadung
Qarrar Firhand Juarai Seri Pembuka WSK Euro Series 2026 di Italia