Kompol Seala Syah Alam Raih Gelar Doktor Cum Laude dengan Disertasi Polisi Komunitas di Era Digital

- Minggu, 15 Februari 2026 | 15:45 WIB
Kompol Seala Syah Alam Raih Gelar Doktor Cum Laude dengan Disertasi Polisi Komunitas di Era Digital

JAKARTA – Sabtu lalu, tepatnya 14 Februari 2026, menjadi hari bersejarah bagi Kompol Seala Syah Alam. Di kampus Universitas Indonesia, perwira menengah yang sehari-hari menjabat Kapolsek Pesanggrahan itu resmi menyandang gelar doktor. Prosesi wisudanya berlangsung khidmat, menandai puncak perjalanan akademiknya di Program Doktoral Kajian Stratejik dan Global. Dan yang membanggakan, ia lulus dengan predikat cum laude.

Bagi Seala, momen ini bukan sekadar urusan toga dan titel. “Wisuda ini bukan hanya tentang gelar,” ujarnya usai acara.

“Ini tentang tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu yang didapat bagi institusi dan masyarakat.”

Pencapaiannya ini punya cerita di balik layar. Semua berjalan mulus berkat program beasiswa yang didapatkannya. Skema itu membuka jalan, memungkinkan dirinya untuk fokus menyelesaikan penelitian tanpa harus meninggalkan tugas pokoknya sebagai anggota Polri. “Saya sangat bersyukur,” akunya. Menurut Seala, beasiswa S3 itu adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan kinerja nyata.

Lantas, apa yang ditelitinya? Ternyata cukup kompleks. Disertasinya mengangkat judul “Isomorfisme Kelembagaan terhadap Peran Pemolisian Komunitas di Era Digital: Perbandingan Teoretis dan Empiris Negara Indonesia, New Zealand, dan Jepang.” Intinya, ia menyelami bagaimana transformasi pemolisian komunitas terjadi di tengah gempuran teknologi digital, dengan membandingkan praktik di tiga negara tersebut. Kerja kerasnya membuahkan hasil: predikat cum laude yang menjadi bukti dedikasi selama ini.

Namun begitu, ia tak mau mengklaim ini sebagai prestasi pribadi. Dukungan keluarga, institusi Polri, dan para pembimbing akademik disebutnya sebagai pilar penting yang menyangga kesuksesannya. Ia juga berharap kisahnya bisa menginspirasi.

“Semoga pencapaian ini bisa memotivasi anggota Polri lain untuk terus melanjutkan pendidikan setinggi mungkin,” harap Seala. “Apalagi kalau ada kesempatan beasiswa, ya, kenapa tidak dimanfaatkan?”

Di sisi lain, gelar doktor yang kini disandangnya bukan akhir dari perjalanan. Justru ini awal yang baru. Harapannya jelas: lahirnya gagasan-gagasan segar dan kontribusi strategis untuk memperkuat pemolisian modern. Dengan landasan ilmu pengetahuan, kualitas pelayanan Polri di era digital diharapkan bisa semakin meningkat dan tepat sasaran. Prestasi Kompol Seala membuktikan, polwan punya ruang untuk berprestasi setinggi langit.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar