MURIANETWORK.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan penyesuaian teknis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur Idulfitri dan cuti bersama tahun 1447 Hijriah. Penyesuaian ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026, yang utamanya mengatur perubahan jadwal dan mekanisme pendistribusian paket makanan bagi penerima manfaat.
Mekanisme Distribusi Khusus Libur Panjang
Menanggapi periode libur panjang yang akan datang, BGN memutuskan untuk tidak melakukan penyaluran MBG pada rentang 18 hingga 24 Maret 2026. Sebagai gantinya, distribusi akan dipercepat. Kepala BGN, Dadan Hindayana, memaparkan bahwa penerima manfaat akan mendapat paket khusus di hari terakhir distribusi sebelum libur.
"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah dengan tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi hari Rabu, 18 Maret 2026 sampai Jumat, 20 Maret 2026," jelas Dadan pada Minggu, 15 Februari 2026.
Pentingnya Edukasi Penyimpanan dan Konsumsi
Paket bundling yang dimaksud merupakan gabungan paket makanan kemasan sehat untuk konsumsi selama beberapa hari. Namun, BGN menekankan batas maksimal penyimpanan makanan tersebut hanya tiga hari untuk menjaga kualitas dan keamanannya. Hal ini menjadi poin krusial yang harus disampaikan kepada para penerima.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Kembali dengan Komitmen Investasi Rp 575 Triliun dari Jepang dan Korea
Megawati Serahkan 126 Sertifikat HKI untuk Lindungi Karya Seni dan Budaya Bali
Ekonom Sarankan Alihkan Subsidi BBM untuk Percepatan Elektrifikasi Hadapi Risiko Geopolitik
Kerangka Manusia Ditemukan di Perkebunan Lereng Muria, Identitas Masih Misterius