Kapolda Metro Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Ramadan

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:50 WIB
Kapolda Metro Jaya Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Ramadan

Sabtu pagi (14/2/2026) di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, suasana tampak berbeda. Ribuan orang berkumpul, mulai dari satpam, buruh, hingga driver ojek online. Mereka hadir dalam Apel Siaga Kamtibmas bertajuk 'Jaga Ibu Kota Jakarta Untuk Indonesia'. Pimpinannya, Irjen Asep Edi Suheri, hadir langsung untuk menyampaikan amanat penting.

Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Kapolda Metro Jaya itu punya pesan khusus. Intinya, dia mengajak semua lapisan masyarakat untuk turun tangan menjaga keamanan dan ketertiban. “Dalam menjelang bulan suci Ramadan, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata,” ujar Asep.

Suaranya tegas namun mengajak. Pesannya ada lima poin utama.

Pertama, soal jadi teladan. Asep meminta setiap orang untuk patuh aturan, hormati sesama, dan jaga etika baik di jalanan maupun di media sosial. Gampangnya, mulai dari diri sendiri dulu.

“Yang kedua,” lanjutnya, “tolak dan hentikan penyebaran provokasi, hoaks, ujaran kebencian.” Dia mengingatkan agar masyarakat lebih kritis. Jangan asal share informasi, cek dulu kebenarannya.

Lalu poin ketiga, dia menekankan pentingnya musyawarah. Kalau ada masalah, selesaikan dengan kepala dingin. Hindari main hakim sendiri, komunikasi yang menyejukkan jauh lebih efektif.

Di sisi lain, kewaspadaan lingkungan juga tak boleh kendor. Pesan keempatnya mengajak warga mengaktifkan kembali sistem ronda atau satkamling. Tujuannya jelas: mencegah tawuran, konflik, atau gangguan lain sejak dini.

“Dan yang kelima,” tegas Asep, “segera laporkan setiap indikasi gangguan melalui kanal yang tersedia.” Laporan warga, katanya, sangat vital untuk tindakan yang cepat dan tepat.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan keyakinannya. Kekuatan Jakarta bukan cuma pada gedung pencakar langit, melainkan pada warganya yang peduli. “Hari ini, kehadiran kita menunjukkan bahwa Jakarta tidak dibiarkan berjalan sendiri,” imbuhnya. Dia memperkirakan ada lebih dari 10.000 orang yang siap jadi penguat ketertiban di lingkungan masing-masing.

Apel siaga itu sendiri dihadiri oleh banyak pihak. Mulai dari Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Kalingga Rendra Raharja, pejabat Polda Metro Jaya, hingga perwakilan ormas, pramuka, dan pelajar. Mereka semua serempak hadir.

Puncak acaranya adalah pembacaan Deklarasi Kamtibmas oleh seorang perwakilan ormas. Isinya cukup lugas:

Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap:

Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;

Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif;

Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;

Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat;

Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia.

Deklarasi itu menggema di lapangan, menutup apel yang penuh semangat pagi itu. Pesannya jelas: jaga Jakarta, tanggung jawab bersama.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar