"Yang penting bagi kita adalah kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh sumber daya alam kita, dan kita kelola dan kita jaga dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita. Dan itu yang saya, sebagai kepala pemerintah, sebagai kepala negara bertekad, untuk melaksanakan," jelas Prabowo.
Refleksi Diri dan Keyakinan akan Kejutan Positif
Untuk mencapai target tersebut, Prabowo mengajak semua pihak untuk berani mengakui kesalahan dan kelemahan yang ada sebagai langkah awal perbaikan. Ia meyakini bahwa dengan pendekatan ini, Indonesia tidak hanya akan mencapai cita-citanya, tetapi juga mampu menorehkan prestasi yang mengejutkan banyak pihak, termasuk para menteri di kabinetnya.
Keyakinannya akan kemampuan bangsa ini terasa kuat dalam pernyataan penutupnya. Presiden menyampaikan optimisme bahwa Indonesia akan menunjukkan perkembangan yang membuat dunia internasional memperhitungkan.
"Saya percaya bahwa kita akan membuat kejutan demi kejutan. Kita akan buktikan ke seluruh dunia bahwa Indonesia sekarang, Indonesia hari ini adalah bangsa Indonesia yang percaya diri," tuturnya dengan penuh keyakinan.
"Bangsa Indonesia yang paham. Bangsa Indonesia yang bertekad untuk berdiri di atas kaki kita sendiri dan kita tidak mau dan tidak akan lagi selalu didikte oleh bangsa lain atau dipermainkan oleh siapa pun lagi," pungkas Presiden Prabowo Subianto.
Artikel Terkait
Kuwait Tuduh Iran Serang Kapal Tanker Minyaknya di Dekat Dubai
Empat Tersangka Penganiayaan Aktivis KontraS Ditahan di Sel Maksimum Pomdam Jaya
Bareskrim Ungkap Perdagangan Emas Ilegal Senilai Rp 25,9 Triliun dari Kalbar hingga Papua
PATRIA Undang Dirjen Bimas Katolik dan Presiden untuk Pelantikan dan Refleksi Nasional