MURIANETWORK.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak menetapkan seorang pria berinisial MA (38) sebagai tersangka dalam kasus kebakaran lahan dan hutan (karhutla) di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit. Kebakaran yang terjadi pada pertengahan Januari 2026 itu berawal dari pembakaran semak untuk membuka lahan pertanian, namun meluas hingga mencapai sekitar 10 hektare akibat kondisi tanah gambut dan cuaca ekstrem.
Komitmen Tegas Penegakan Hukum
Kapolres Siak, AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, menegaskan sikap tegas institusinya terhadap segala bentuk pembakaran lahan. Penekanan khusus diberikan pada wilayah gambut yang memiliki risiko kerusakan lingkungan yang jauh lebih besar dan berlarut-larut.
“Kami berkomitmen menindak tegas setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan, baik disengaja maupun karena kelalaian. Tidak ada alasan membuka lahan dengan cara dibakar. Dampaknya sangat luas, bukan hanya bagi lingkungan tetapi juga kesehatan masyarakat dan perekonomian daerah,” tegas AKBP Sepuh dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).
Ia juga mengajak partisipasi aktif warga dalam upaya pencegahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran dan segera melaporkan setiap indikasi kebakaran yang mereka temui.
“Sinergi masyarakat sangat kami harapkan. Pencegahan adalah kunci utama agar Kabupaten Siak terbebas dari bencana karhutla,” imbuhnya.
Kronologi dan Penyebaran Api
Secara terpisah, Kasat Reskrim AKP Tidar Laksono memaparkan kronologi kejadian. Peristiwa bermula pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, api hanya membakar sekitar satu hektare lahan milik tersangka.
Namun, kombinasi faktor alam mengubah insiden kecil menjadi bencana yang lebih luas. Karakteristik tanah gambut yang mudah terbakar dan menyimpan api di bawah permukaan, diperparah oleh cuaca panas serta angin kencang, membuat kobaran api dengan cepat merambat ke area sekitarnya.
Artikel Terkait
Pelatih Bulgaria Puji Kecepatan Herdman Bentuk Timnas Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Penghematan Besar-besaran Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Anak Diduga Stres Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Banyuwangi
Presiden Iran Siap Hentikan Perang dengan Syarat Jaminan Tak Ada Agresi Lagi