MURIANETWORK.COM - Sebuah mobil pengangkut uang berlapis baja diserang dengan bahan peledak dan tembakan oleh gerombolan perampok bersenjata di jalan raya Italia Selatan. Kejadian dramatis ini berlangsung pada Senin (9/2) di Jalan Raya Negara Bagian 613, dekat wilayah Tuturano, yang menghubungkan kota Lecce dan Brindisi. Meski aksi kekerasan tersebut menimbulkan kepanikan, laporan awal menyebutkan belum ada korban luka dalam insiden yang melibatkan personel Carabinieri ini.
Modus Operandi yang Brutal
Para pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan matang. Untuk menghentikan laju kendaraan berlapis baja itu, mereka terlebih dahulu memarkir sebuah van di seberang jalan dan membakarnya, menciptakan penghalang yang memaksa konvoi pengangkut uang berhenti. Situasi yang sudah mencekam itu langsung berubah menjadi kekacauan ketika para penyerang mulai melepaskan tembakan ke arah personel Carabinieri yang mengawal.
Lebih dari sekadar senjata api, kelompok ini juga disebut menggunakan bahan peledak dalam upaya mereka. Media lokal melaporkan bahwa bahan peledak tersebut digunakan untuk menyerang mobil pengangkut uang tersebut, sebuah metode yang menunjukkan tingkat keberanian dan kekerasan yang tinggi.
Dokumentasi Kekacauan di Media Sosial
Dampak dari serangan itu terekam dan menyebar cepat melalui platform media sosial. Video yang beredar memperlihatkan sebuah ledakan dahsyat yang menghancurkan sebuah mobil, disertai dengan pemandangan kepanikan di sekitar lokasi kejadian. Rekaman visual tersebut memberikan gambaran sekilas tentang skala dan intensitas serangan yang terjadi di jalan raya yang biasanya ramai itu.
Seperti dilaporkan oleh surat kabar lokal L'Unione Sarda, lokasi kejadian berada dekat wilayah Tuturano. Sementara itu, kantor berita Anadolu juga mengonfirmasi insiden ini terjadi pada Selasa (10/2/2026) waktu setempat.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus dilakukan oleh otoritas setempat untuk melacak jejak para pelaku yang berhasil melarikan diri dari TKP. Aksi perampokan dengan kekerasan ekstrem seperti ini kembali menyoroti tantangan keamanan yang kompleks di kawasan tersebut.
Artikel Terkait
Pria Ditemukan Tewas dengan Wajah Tertutup Lakban di Kos Bandar Lampung
KPK Dalami Aliran Dana Proyek Kereta Api Jawa Timur ke Bupati Pati Nonaktif
Polres Sukoharjo dan Investor Spanyol Tanam Padi Japonica untuk Kurangi Impor Beras
Gubernur DKI Tegaskan Stok Pangan Aman, Imbau Warga Hindari Panic Buying