Pasar mobil nasional benar-benar lesu di tahun 2025. Angkanya anjlok. Tapi, di tengah situasi yang suram itu, ada secercah harapan untuk tahun depan. Gaikindo, asosiasi industri otomotif, memproyeksikan penjualan bisa melonjak hingga 850 ribu unit di 2026.
Vice Chairman Market Development Gaikindo, Jongkie D. Sugiarto, mengaku optimis meski tetap realistis. "Kita punya proyeksi penjualan di 850 ribu unit," ujarnya.
"Berarti kita kasarnya optimis ini akan membaik dibandingkan tahun 2025," tambahnya saat berbincang di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, Kamis lalu.
Namun begitu, Jongkie tak menampik bahwa jalan menuju target itu tidak mulus. Banyak faktor yang bakal memengaruhi, dan semuanya bergantung pada kondisi makro ekonomi Indonesia. Pertumbuhan ekonomi jadi penentu utama.
"Faktor-faktornya banyak sekali. Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi? Pemerintah bilang 5,2 persen. Alhamdulillah kalau memang bisa begitu," ucapnya.
Artikel Terkait
Menteri Fadli Zon Dorong Museum Song Terus Pacitan Jadi Pusat Edukasi Prasejarah
Indonesia dan Jepang Pererat Kerja Sama Konservasi Lewat Inisiatif Sister Park
Polri Resmikan Laboratorium Sosial Sains untuk Kembangkan Model Pemolisian Berbasis Data
Tabrakan di Tikungan 11 Gagalkan Balapan Veda Ega Pratama di Moto3 AS