JAKARTA Kabar duka datang dari Singapura. Seorang ibu dan anaknya, keduanya Warga Negara Indonesia, menjadi korban kecelakaan tragis di kawasan Chinatown. Yang membuat banyak orang terenyah, sang ibu ternyata adalah lulusan Sastra Universitas Indonesia.
Melalui unggahan di Instagram, Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI mengonfirmasi identitas korban. Dia adalah Raisha Anindra, alumni Sastra Cina angkatan 2013. Gadis cilik berusia enam tahun yang turut menjadi korban dan meninggal dunia adalah putrinya, Sheyna Lashira.
Dalam pernyataan resminya, ILUNI FIB UI menyampaikan duka yang mendalam.
"Kami sampaikan berita duka cita atas musibah kecelakaan yang menimpa keluarga rekan alumni kita, Raisha Anindra (Sastra Cina UI 2013) dan Ashar Ardianto (Sastra Jawa UI 2013) di Singapura pada Jumat, 6 Februari 2026. Akibat musibah tersebut, putri mereka, Sheyna Lashira, telah meninggal dunia."
Kondisi Raisha sendiri disebutkan masih sangat serius. Saat ini dia masih terbaring di ruang perawatan intensif (ICU) sebuah rumah sakit di Singapura, berjuang melawan luka-lukanya.
Unggahan itu juga berisi permohonan doa dan dukungan. "Kami memohon doa dari rekan-rekan sekalian agar Almarhumah Sheyna mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya," tulis mereka. Tak lupa, mereka juga meminta doa untuk kesembuhan Raisha.
Bagi yang ingin membantu, panitia membuka penggalangan dana. Bantuan bisa disalurkan langsung ke rekening suami Raisha, Ashar Ardianto, di Bank BCA.
Lantas, seperti apa kejadian sebenarnya? Menurut laporan media setempat Asiaone, insiden nahas ini terjadi di South Bridge Road, Jumat siang sekitar pukul 11.50. Lokasinya dekat area parkir Buddha Tooth Relic Temple, sebuah tempat yang biasanya ramai.
Sebuah rekaman video yang beredar dan cukup mengerikan memperlihatkan suasana saat kejadian. Seorang pria terlihat menggendong tubuh kecil seorang anak perempuan yang sudah penuh darah. Di tanah tak jauh darinya, seorang perempuan terbaring tak bergerak.
Polisi menyatakan, kedua korban, perempuan 6 dan 31 tahun, sempat masih sadar saat dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nasib berkata lain. Sheyna, si bocah berusia enam tahun, tak bisa diselamatkan.
Perkembangan terbaru, aparat kepolisian telah mengambil tindakan. Seorang pengemudi mobil perempuan berusia 38 tahun ditangkap pada hari Minggu. Dia diduga mengemudi tanpa kehati-hatian yang wajar, sebuah kelalaian yang berujung pada hilangnya nyawa.
Keluarga korban diketahui sedang berwisata. Mereka adalah turis asal Indonesia yang sedang menikmati hari di Singapura. Sebuah perjalanan yang berakhir dengan tragedi yang menyayat hati.
Artikel Terkait
Satpol PP Amankan Simpang Kunir-Kemukus Usai Aksi Pungli Viral
MU Tanpa Tiga Pilar Lagi Saat Hadapi West Ham
AHY Serukan Dukungan dan Pengawasan Kader Demokrat terhadap Pemerintahan Prabowo
SDN 64 Ambon Resmi Ditetapkan sebagai Sekolah Ramah Anak oleh Pemkot