sambung Khairul menjelaskan.
Nah, ini yang menarik. Usai pertemuan panas itu, Rowiyanto konon masih sempat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih, keesokan harinya, Jumat (5/12). Setelah momen itulah, ia seperti menguap. Dari 5 Desember hingga detik ini, tak ada yang tahu pasti di mana Rowiyanto berada.
Untungnya, meski sang pemimpin hilang, roda pemerintahan desa setempat diklaim tetap berjalan tanpa gangguan berarti.
Di sisi lain, konfirmasi dari pejabat kecamatan justru semakin menguatkan kabar misterius ini. Camat Borobudur, Subiyanto, mengakui bahwa posisi Kades Rowiyanto sampai saat ini benar-benar belum diketahui.
Kasus hilangnya seorang kepala desa di tengah isu penolakan penambangan ini pun masih menyimpan banyak misteri. Warga dan pihak keluarga tentu menunggu kejelasan.
Artikel Terkait
Tuchel Panggil Ben White, Tinggalkan Trent Alexander-Arnold untuk Skuad Inggris
Cemburu Pacar, Pria 80 Tahun Dibunuh dan Dibuang ke Sungai Citanduy
Harga RAM DDR4 Melonjak Hampir 9 Kali Lipat, Produsen Beralih Fokus ke Memori AI
Menteri Zulhas Pastikan Stok Pangan Nasional Aman di Tengah Gejolak Global