KBS Hancurkan Pacific Caesar 93-68, Perpanjang Penderitaan Tuan Rumah di IBL

- Senin, 09 Februari 2026 | 04:45 WIB
KBS Hancurkan Pacific Caesar 93-68, Perpanjang Penderitaan Tuan Rumah di IBL

MURIANETWORK.COM - Kesatria Bengawan Solo (KBS) mencatatkan kemenangan telak atas tuan rumah Pacific Caesar Surabaya dalam lanjutan IBL 2026, Minggu (9/3/2026) malam. Bermain di GOR Pacific Caesar, tim asal Solo itu mendominasi pertandingan dan meraih kemenangan meyakinkan dengan skor akhir 93-68. Kemenangan ini mengangkat posisi KBS dalam klasemen sementara, sementara Pacific Caesar masih berjuang mencari kemenangan pertamanya di musim ini.

Dominasi dari Awal hingga Akhir

Pertandingan pekan kelima IBL ini langsung menunjukkan arahnya sejak kuarter pertama. KBS, dengan permainan kolektif yang solid, berhasil memimpin di setiap babak. Meski Pacific Caesar sempat memberikan perlawanan di awal berkat performa individu Adonnecy Joshua Bramah, ketangguhan tamu tak terbendung. Kuarter demi kuarter, selisih poin kian melebar, menggambarkan kontrol penuh KBS atas alur permainan.

Duo Asing Jadi Penggerak Utama

Kemenangan KBS ditopang oleh performa gemilang dua pemain asingnya. Deon Marshall Thompson, yang berperan sebagai center, menjadi pilar penting dengan mencetak double-double 21 poin dan 16 rebound. Kontribusi serupa datang dari kapten tim, Kentrell Debarus Barkley. Small forward andalan itu tidak hanya mencetak 20 poin dan 16 rebound, tetapi juga mendistribusikan bola dengan lima assist.

"Kami datang dengan mentalitas untuk bermain keras dan sebagai satu tim. Kunci kemenangan malam ini adalah komitmen di pertahanan dan kerja sama untuk menemankan rekan yang terbuka," ujar Barkley seusai laga.

Dukungan Penting Pemain Lokal

Di balik sorotan pada pemain asing, peran pemain lokal ternyata tidak kalah krusial. Avan Seputra, Abraham Renoldi Wenas, dan Nuke Saputra memberikan sumbangan poin yang signifikan. Keberhasilan pelatih Anthony Garbelotto dalam mengkombinasikan kekuatan pemain asing dan lokal terlihat jelas di lapangan, menciptakan serangan yang lebih variatif dan sulit diantisipasi lawan.

Perjuangan Solo Pacific Caesar

Di sisi lain, Pacific Caesar harus puas hanya mengandalkan performa heroik Adonnecy Joshua Bramah. Power forward itu bermain hampir sepanjang pertandingan dan mengumpulkan 31 poin serta 16 rebound. Sayangnya, upaya solo Bramah tidak cukup untuk mengimbangi kekuatan tim tamu yang lebih terorganisir. Kekalahan ini semakin memperpanjang catatan buruk tim asuhan Rastafari Horatio.

"Kami kehilangan terlalu banyak bola dan memberi mereka kesempatan mudah. Ini pelajaran pahit, tetapi kami harus bangkit dan memperbaiki kesalahan, terutama dalam hal komunikasi dan rotasi pertahanan," tutur Bramah dengan nada kecewa.

Dampak pada Klasemen IBL 2026

Hasil ini membawa perubahan pada papan klasemen sementara. KBS berhasil mengumpulkan 10 poin dari rekor 2 kemenangan dan 6 kekalahan, menduduki peringkat kedelapan. Sementara itu, Pacific Caesar masih terpuruk di dasar klasemen dengan 8 poin dan belum sekalipun merasakan kemenangan setelah delapan pertandingan (0-8). Tekanan untuk segera membalikkan keadaan kini semakin besar bagi Laskar Kenjeran.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar