MURIANETWORK.COM - Changan, salah satu raksasa otomotif asal Tiongkok, menegaskan komitmen jangka panjangnya di pasar Indonesia melalui partisipasi perdananya dalam gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Dalam pameran bertema "Changan Bersama Membangun Masa Depan" itu, perusahaan tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga memperlihatkan fondasi teknologi, rekam jejak global selama lebih dari 40 tahun, serta strategi untuk beradaptasi dengan masa depan mobilitas yang berkelanjutan.
Lebih dari Sekadar Pameran: Sebuah Pernyataan Komitmen
Keikutsertaan Changan di IIMS 2026 bukan sekadar ajang memperkenalkan mobil baru. Pameran ini difungsikan sebagai pernyataan visi yang jelas. Dengan mengusung filosofi 'Sharing the Future', Changan berupaya menekankan niatnya untuk berbagi kemajuan teknologi dan inovasi dengan konsumen Indonesia, sembari mendorong terciptanya ekosistem mobilitas yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.
Sebagai bagian dari empat grup otomotif terbesar di tanah kelahirannya, Changan membawa bekal pengalaman manufaktur yang matang. Pengalaman puluhan tahun itu menjadi landasan bagi mereka untuk memposisikan diri bukan hanya sebagai produsen kendaraan, melainkan sebagai perusahaan teknologi dan rekayasa yang berorientasi global.
Teknologi sebagai Tulang Punggung
Klaim sebagai perusahaan berbasis teknologi dibuktikan melalui sejumlah pencapaian konkret. Kapabilitas engineering Changan, misalnya, terlihat dalam pengembangan sistem keselamatan dan elektrifikasi yang canggih. Pada model Deepal S07, misalnya, terpasang 19 fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengemudi.
Pencapaian lain yang patut dicatat adalah status Changan sebagai merek otomotif pertama di Tiongkok yang mendapatkan persetujuan untuk teknologi mengemudi otonom Level 3. Pencapaian ini bukan sekadar sertifikat, melainkan validasi nyata atas standar keselamatan dan kesiapan teknologi yang mereka miliki.
Di sisi elektrifikasi, inovasi diwujudkan melalui pengembangan Golden Shield Battery. Teknologi baterai yang digunakan pada Deepal S07 ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan utama kendaraan listrik, seperti efisiensi, keamanan, dan keandalan, seiring dengan meningkatnya permintaan akan mobilitas berkelanjutan.
Jaringan Global yang Mendukung Kehadiran Lokal
Komitmen global Changan didukung oleh infrastruktur industri yang sangat luas. Perusahaan ini mengoperasikan 21 basis manufaktur dan 76 pabrik yang tersebar di berbagai negara. Tidak kalah penting, pusat penelitian dan pengembangan (R&D) mereka berdiri di enam negara strategis: Tiongkok, Italia, Jepang, Inggris, Amerika Serikat, dan Jerman. Jaringan global ini menjadi penjamin konsistensi kualitas dan laju inovasi produk-produk mereka di mana pun, termasuk di Indonesia.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, menjelaskan alasan di balik partisipasi mereka di IIMS 2026 dan strategi ke depan.
"Partisipasi perdana Changan di IIMS 2026 menegaskan komitmen jangka panjang kami di Indonesia. Berbekal warisan industri lebih dari 160 tahun, pengalaman produksi otomotif lebih dari 40 tahun, serta dukungan jaringan R&D global di enam negara, setiap kendaraan Changan dikembangkan melalui pengujian nyata untuk memastikan kualitas, durabilitas, dan keandalan jangka panjang," jelas Setiawan.
Ia menambahkan, "Di Indonesia, kemitraan strategis dengan Indomobil Group memastikan kehadiran Changan tidak sekadar menghadirkan produk global, tetapi kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia."
Dengan demikian, kehadiran Changan di IIMS 2026 menandai babak baru. Mereka tidak hanya datang untuk menjual mobil, tetapi untuk membangun kepercayaan dengan menunjukkan kedalaman rekam jejak, kekuatan teknologi, dan kesungguhan untuk berakar dalam lanskap otomotif Indonesia untuk tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Real Madrid Incar Vitinha PSG untuk Perkuat Lini Tengah
Bangunan Tua Runtuh di Tripoli, Lima Tewas Termasuk Anak dan Lansia
Gubernur DKI Pimpin Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta Bersih
Wali Kota Bandung Soroti Sistem Manual sebagai Akar Masalah Parkir Liar