Komika Pandji Pragiwaksono ternyata bersedia ngobrol dengan orang-orang yang melaporkan materi stand-up comedy-nya, 'Mens Rea'. Menurutnya, kalau memang ada kesalahpahaman soal karyanya, ya lebih baik dibicarakan langsung.
"Oh saya selalu membuka ruang untuk dialog," ujar Pandji kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Dia melanjutkan, "Secara historikal juga ada terlalu banyak bukti yang menunjukkan bahwa dalam sebuah kesalahpahaman atau ada ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni saya."
Intinya, dia pengin semua jelas. Daripada berlarut-larut lewat proses hukum, Pandji merasa lebih efektif kalau semua pihak duduk satu meja. Dengan begitu, maksud dan tujuan materi komedinya bisa tersampaikan tanpa distorsi.
"Saya selalu bersedia untuk dialog. Bahkan saya sama Haris berkata tentu alangkah lebih baik kalau kita duduk bareng dan mencoba untuk menyampaikan maksudnya," tegasnya. "Selalu terbuka kok."
Sebelumnya, Pandji sudah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait laporan tersebut. Prosesnya cukup panjang, dengan puluhan pertanyaan yang harus dijawab.
Pengacaranya, Haris Azhar, mengungkapkan detailnya. "Tadi dimulai kurang lebih dari jam 10.30 WIB lewat. Ada 63 pertanyaan," katanya.
Rupanya, penyidik menyoroti penyelenggaraan pertunjukan itu. Mereka juga memperlihatkan sejumlah potongan video dari 'Mens Rea' kepada Pandji selama pemeriksaan berlangsung.
Soal pasal yang menjerat, Haris menyebut ada empat. "Yaitu Pasal 300, Pasal 301, Pasal 242, dan Pasal 243 KUHP baru," jelasnya.
Pertanyaan penyidik, lanjut Haris, berpusat pada pernyataan-pernyataan Pandji dalam potongan video yang ditunjukkan. "Video yang dipertanyakan itu memuat pernyataan-pernyataan dari Panji terkait dengan soal ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Ketua dan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT Suap Eksekusi Lahan
Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Jepang, Lolos ke Final Piala Asia 2026
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap Sengketa Lahan
Megawati Bawa Pesan Diplomasi Nusantara ke Abu Dhabi, Terima Zayed Award dan Temui Putra Mahkota UEA