MURIANETWORK.COM - Menjelang momen hari besar keagamaan nasional, Satgas Pangan Polda Metro Jaya bersama sejumlah instansi terkait menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat pengawasan harga dan mutu komoditas pangan strategis. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan pasokan dan lonjakan harga yang kerap terjadi, sekaligus memastikan keamanan bahan pangan yang beredar di masyarakat.
Rapat Koordinasi Menyusun Strategi Pengawasan
Pada Kamis (5/2), Rakorda Satgas Pangan digelar untuk merumuskan langkah-langkah antisipatif. Rapat yang dipimpin oleh Kasatgas Pangan, Kombes Edy Suranta Sitepu, ini juga dihadiri oleh perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog wilayah DKI Jakarta-Banten, serta dinas-dinas terkait dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam mengamankan stabilitas pangan.
Fokus pada Distribusi dan Komoditas Prioritas
Berdasarkan regulasi terbaru, termasuk Keputusan Kepala Bapanas tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) beras, pengawasan akan difokuskan pada rantai distribusi. Tujuannya jelas: mencegah praktik spekulasi atau penimbunan yang dapat memicu gejolak harga di pasaran. Pengawasan ketat akan menyasar sejumlah komoditas krusial.
Komoditas yang menjadi prioritas antara lain beras dalam berbagai kualitas, minyak goreng Minyakita, jagung, kedelai, telur ayam ras, daging ayam dan sapi, serta bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan gula konsumsi. Pengaturan harga akan mengacu pada skema HET, Harga Acuan Penjualan (HAP), dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Artikel Terkait
Pendiri OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker
Netanyahu dan Trump Bahas Kesepakatan Baru Usai Operasi Militer di Iran
Arsenal Kehilangan Lima Pemain Inti untuk Jeda Internasional Akibat Cedera
Revisi UU Pemda 2026 Dinanti Jadi Momentum Perbaiki Hubungan Pusat-Daerah