Normalisasi Kali Ciliwung Kembali Digiatkan, Pembongkaran Bangunan di Bantaran Dimulai

- Kamis, 05 Februari 2026 | 17:50 WIB
Normalisasi Kali Ciliwung Kembali Digiatkan, Pembongkaran Bangunan di Bantaran Dimulai

Masyarakat diimbau untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke badan sungai. Perilaku disiplin ini dianggap sebagai kontribusi nyata agar manfaat normalisasi terutama dalam hal pengurangan banjir dapat bertahan dalam jangka panjang.

Proyek Strategis yang Kembali Dilanjutkan

Geliat normalisasi Kali Ciliwung saat ini menandai babak baru dari sebuah proyek strategis yang sempat terhenti. Proyek yang diprioritaskan kembali oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini sebelumnya vakum sejak tahun 2017. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, telah meninjau langsung lokasi dan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pekerjaan ini.

Dalam peninjauannya, Pramono menyampaikan optimisme bahwa normalisasi sungai terpanjang di Jakarta ini akan memberikan dampak signifikan.

"Normalisasi Sungai Ciliwung ini adalah bagian untuk mengatasi banjir jangka menengah yang ada di Jakarta. Ini sempat terhenti sejak 2017 dan sekarang kita lanjutkan kembali," ungkapnya.

Berdasarkan target yang ditetapkan, program normalisasi ini diharapkan mampu memotong potensi banjir di Jakarta hingga 40 persen, sebuah angka yang cukup substansial dalam upaya mengatasi persoalan tahunan ibukota. Keberhasilan pelaksanaannya tentu akan sangat bergantung pada sinergi antara eksekusi teknis di lapangan dan kesadaran kolektif seluruh pemangku kepentingan.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar