Duka masih menyelimuti keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kecelakaan pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar beberapa waktu lalu merenggut nyawa sejumlah aparatur sipil negara, termasuk Ferry Irawan. Atas musibah ini, PT TASPEN (Persero) menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
Sebagai bentuk perlindungan, TASPEN pun bergerak cepat. Manfaat Tabungan Hari Tua dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) telah disalurkan kepada kedua anak almarhum Ferry Irawan sebagai ahli waris. Penyerahan simbolis dilakukan dalam upacara persemayaman yang digelar KKP, Minggu (25/1) lalu, di Aula Politeknik Ahli Usaha Perikanan.
Acara itu sendiri dihadiri langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, didampingi Wakil Menteri Didit Herdiawan. Dari pihak TASPEN, Direktur Operasional Tribuna Phitera Djaja turut hadir memberikan penghormatan.
Corporate Secretary TASPEN, Henra, dalam keterangan tertulisnya Kamis (29/1), menyampaikan dukacita yang tulus.
"Kami turut berduka cita yang mendalam, khususnya untuk keluarga Almarhum Ferry Irawan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Melalui program JKK ini, selain perlindungan finansial dan kesehatan, ahli waris juga berhak mendapat manfaat beasiswa pendidikan bagi anak-anak almarhum. Ini wujud kepastian yang kami berikan."
Sebelumnya, TASPEN sudah melakukan hal serupa untuk korban lain dalam peristiwa yang sama, almarhum Deden Maulana. Manfaat THT dan JKK telah disalurkan kepada istrinya dalam upacara pada Kamis (22/1) di tempat yang sama.
Nah, proses penyaluran ini diklaim TASPEN mengikuti aturan yang berlaku. Mereka menerapkan prinsip 5T: Tepat Waktu, Tepat Orang, Tepat Administrasi, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Intinya, semua dilakukan agar akuntabel dan menyasar tepat sasaran. Ini bagian dari upaya mereka memberikan kepastian jaminan sosial bagi ASN dan keluarganya.
Kedua almarhum, Deden Maulana dan Ferry Irawan, gugur saat sedang menjalankan misi pengawasan laut. Atas jasa mereka, TASPEN telah menyelesaikan penyaluran manfaat JKK kepada seluruh ahli waris yang sah.
Di sisi lain, TASPEN kembali menegaskan komitmennya. Layanan yang transparan dan andal menjadi kunci, agar setiap ASN punya rasa aman tentang masa depannya. Melalui perlindungan jaminan sosial dan manfaat pensiun yang terjaga, mereka berupaya mendukung kesejahteraan ASN dan pejabat negara. Sebuah langkah yang sejalan dengan visi pemerintahan saat ini.
Artikel Terkait
200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas dalam Perayaan May Day 2026
Bareskrim Gagalkan Peredaran 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia-Indonesia, Tiga Tersangka Ditangkap
Kebakaran Apartemen di Tanjung Duren, 110 Personel Damkar Dikerahkan
Pemerintah Percepat Penertiban Perlintasan Sebidang Usai Kecelakaan KA di Bekasi