Drama Kelarga di Mataram: Anak Tewaskan Ibu Gara-Gara Tak Diberi Uang

- Selasa, 27 Januari 2026 | 23:45 WIB
Drama Kelarga di Mataram: Anak Tewaskan Ibu Gara-Gara Tak Diberi Uang

Dini hari yang sunyi di Mataram, NTB, berubah menjadi adegan mengerikan. Bara Primario, pria 33 tahun warga Monjok Baru, diduga menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Yeni Yudi Astuti. Motifnya? Rasa sakit hati karena tak diberi uang.

Peristiwa tragis ini terjadi Minggu (25/1) lalu di kediaman mereka. Menurut keterangan polisi, Bara meminta Rp 39 juta pada ibunya untuk melunasi utang. Permintaan itu ditolak. Penolakan itulah yang memicu amarahnya.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, menjelaskan kronologinya.

"Jadi, pelaku ini merasa sakit hati (terhadap korban)," ujar Kholid, Selasa (27/1/2026).

Rasa sakit hati itu, lanjutnya, berujung pada tindakan tak terpuji. "Sehingga, (pelaku) merasa sakit hati dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut," sebut Kholid.

Namun, aksi Bara tak berhenti di situ. Pagi harinya, dalam upaya menghilangkan jejak, pelaku berusaha membakar jasad korban. Saat itu, jasad sedang dibawa menuju daerah Sekotong, Lombok Barat. Upaya itu akhirnya gagal.

Polisi pun bergerak cepat. Bara Primario alias BP kini telah diamankan. Kisah pilu ini mengguncang masyarakat. Sebuah drama keluarga yang berakhir dengan cara paling menyedihkan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar