Suasana haru dan duka yang pekat menyelimuti Auditorium Madidihang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu pagi itu. Di sana, Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar upacara penghormatan terakhir untuk tiga pegawainya, korban tragis kecelakaan pesawat ATR 42-500. Prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah berlangsung khidmat, sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang gugur dalam tugas.
Namun begitu, upacara yang penuh kesedihan itu tiba-tiba diwarnai kejadian yang mengejutkan semua orang yang hadir. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang memimpin jalannya acara, tiba-tiba terjatuh di depan podium.
Kejadiannya berlangsung cepat. Sekitar pukul 09.20 WIB, Trenggono maju ke depan. Ia hendak menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga sebagai bagian dari ritual penghormatan. Tapi tak lama berdiri, tubuhnya limbung dan ia pun jatuh.
Artikel Terkait
Mendes PDTT Desak Pembaruan Data Tunggal untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Kapolda Riau Dianugerahi Maklumat Hari Ekosistem Atas Komitmen Green Policing
Krisis Timur Tengah Picu Ancaman dan Peluang bagi Ekonomi Indonesia
Andakara Prastawa Pimpin Tim Merah IBL All-Star 2026, Susun Skuad Campur Senior dan Muda