Suasana haru dan duka yang pekat menyelimuti Auditorium Madidihang di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu pagi itu. Di sana, Kementerian Kelautan dan Perikanan menggelar upacara penghormatan terakhir untuk tiga pegawainya, korban tragis kecelakaan pesawat ATR 42-500. Prosesi persemayaman dan pelepasan jenazah berlangsung khidmat, sebagai bentuk penghormatan bagi mereka yang gugur dalam tugas.
Namun begitu, upacara yang penuh kesedihan itu tiba-tiba diwarnai kejadian yang mengejutkan semua orang yang hadir. Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang memimpin jalannya acara, tiba-tiba terjatuh di depan podium.
Kejadiannya berlangsung cepat. Sekitar pukul 09.20 WIB, Trenggono maju ke depan. Ia hendak menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga sebagai bagian dari ritual penghormatan. Tapi tak lama berdiri, tubuhnya limbung dan ia pun jatuh.
Suasana langsung gempar. Petugas dan staf yang ada di sekitar podium segera bergegas membantu. Trenggono kemudian dibopong keluar ruangan untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, kondisi menteri saat itu terlihat sangat lemas. Setelah penanganan medis darurat, ia akhirnya dilarikan menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Insiden ini tentu saja menambah pilu suasana upacara yang sedari awal sudah muram. Acara yang digelar di Akademi Usaha Perikanan itu pun sempat terhenti sejenak, sebelum akhirnya bisa dilanjutkan kembali dengan tetap menjaga nuansa penghormatan untuk ketiga almarhum.
Artikel Terkait
Polisi Jerman Bubarkan Hells Angels Leverkusen, Sita Aset Rp43 Miliar dalam Operasi Besar
Anggota DPR Dorong Penyediaan Air Bersih dan Fasilitas Olahraga di Lapas Perempuan Jayapura
Kereta Bathara Kresna Terpaksa Berhenti di Solo karena Mobil Land Cruiser Parkir Terlalu Dekat Rel
Taksi Listrik Mogok Korsleting di Perlintasan, Picu Tabrakan Beruntun Kereta Api di Bekasi Timur