Di tengah kesedihan, Natasya berterima kasih atas semua doa yang mengalir. Keluarganya, kata dia, masih berjuang untuk belajar ikhlas.
Ada satu hal yang menghangatkan hati. Menurut Natasya, Olen sedang dalam masa bahagia dengan pekerjaan barunya. Baru sekitar tiga bulan ia bergabung dengan Indonesia Air Transport, dan semangatnya terasa berbeda.
"Tapi hampir setiap hari hubungi saya. Dia cerita, "gimana" dia "happy" di sana. Ketemu banyak orang baik," kenang Natasya tentang percakapan mereka.
Kini, kenangan tentang keceriaan dan keramahan Olen itulah yang tersisa untuk orang-orang yang mencintainya.
Artikel Terkait
Skor Integritas Tertinggi, Wali Kota Madiun Malah Diciduk KPK
Genangan DI Panjaitan Lumpuhkan Arus ke Sunter, Pengendara Terpaksa Berteduh
Bupati Pati Tersandung Kasus KPK dari Masa Lalu di DPR
Prabowo Teken Piagam Perdamaian Gaza di Hadapan Trump di Davos