Di tengah kesedihan, Natasya berterima kasih atas semua doa yang mengalir. Keluarganya, kata dia, masih berjuang untuk belajar ikhlas.
Ada satu hal yang menghangatkan hati. Menurut Natasya, Olen sedang dalam masa bahagia dengan pekerjaan barunya. Baru sekitar tiga bulan ia bergabung dengan Indonesia Air Transport, dan semangatnya terasa berbeda.
"Tapi hampir setiap hari hubungi saya. Dia cerita, "gimana" dia "happy" di sana. Ketemu banyak orang baik," kenang Natasya tentang percakapan mereka.
Kini, kenangan tentang keceriaan dan keramahan Olen itulah yang tersisa untuk orang-orang yang mencintainya.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis Dongkrak Produksi dan Serap Tenaga Kerja di Sukoharjo
Mendagri Tito Karnavian: Pemda Wajib Masukkan Perlindungan Anak Digital ke RPJMD dan APBD
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara