Wali Kota Pekanbaru Keluarkan Larangan Tegas: Tebang Pohon Besar Tanpa Izin Dilarang

- Selasa, 20 Januari 2026 | 21:55 WIB
Wali Kota Pekanbaru Keluarkan Larangan Tegas: Tebang Pohon Besar Tanpa Izin Dilarang

Komitmen Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, terhadap lingkungan hidup kembali diwujudkan dalam langkah nyata. Kali ini, melalui sebuah surat edaran bernomor 07/SE/2026 yang secara tegas melarang penebangan pohon, terutama yang berukuran besar. Tak cuma larangan, surat itu juga menggaungkan ajakan untuk giat menanam.

Isinya jelas. "Setiap orang, badan usaha, institusi pemerintah maupun swasta dilarang melakukan penebangan pohon, khususnya pohon berukuran besar, tanpa izin dari Pemerintah Pekanbaru sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,"

Begitulah bunyi poin kedua dalam surat edaran tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Agung membenarkan terbitnya surat edaran itu. Baginya, aturan yang mengikat mutlak diperlukan. Tujuannya, menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan fungsi ekologis pohon sebagai penyangga kehidupan di tengah hiruk-pikuk kota.

"Pemko Pekanbaru ingin mengendalikan dampak perubahan iklim, serta mewujudkan Kota Pekanbaru sebagai kota yang hijau, sejuk, dan berkelanjutan (Green City). Maka diperlukan komitmen dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan,"

ujarnya pada Selasa lalu.

Di sisi lain, bagaimana jika ada pohon yang justru dianggap bermasalah? Misalnya, mengancam keselamatan atau merusak bangunan. Untuk hal semacam ini, penanganannya diserahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

"Jadi nantinya, kami akan melakukan pemindahan. Bukan ditebang,"

tegas Agung.

Pihaknya menegaskan, pohon adalah aset ekologis kota yang harus dilindungi. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diajak berpartisipasi aktif. Bukan cuma menanam, tapi juga merawat pohon di sekitar mereka secara berkelanjutan. Masyarakat juga diminta melaporkan jika melihat aksi penebangan atau perusakan pohon yang tak berizin.

Ajakan itu ia sampaikan dengan harapan bisa menjadi gerakan bersama. "Kami juga mengajak masyarakat dan komunitas sekitar untuk menjaga kelestarian pohon. Gerakan ini dilaksanakan sebagai gerakan bersama yang dilandasi kesadaran dan semangat gotong royong untuk mewujudkan Pekanbaru yang lebih hijau dan nyaman,"

pungkasnya. Sebuah visi yang sederhana namun ambisius: membuat kota ini tetap sejuk dan layak huni untuk generasi mendatang.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar