Dari kompleks parlemen di Senayan, kabar yang disampaikan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi'i terasa berat. Tak ada korban selamat yang ditemukan dari reruntuhan pesawat ATR 42-500 di perairan Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel. Meski begitu, harapan itu belum sepenuhnya padam.
“Tidak ada,” ujar Syafi'i, menjawab pertanyaan tentang kemungkinan selamat. Rapat bersama Komisi V DPR baru saja usai, Selasa (20/1) siang.
Namun, nada suaranya berubah. “Kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat. Ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup.”
Harapannya bukan tanpa alasan. Syafi'i lantas bercerita tentang pengalaman masa lalu. Dalam beberapa kecelakaan pesawat, meski tubuh pesawat hancur berantakan, keajaiban kerap muncul. Pernah ada penumpang yang ditemukan hidup setelah sempat mengalami mati suri, terlempar jauh dari lokasi utama kejadian.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Kabupaten Lebong, Bengkulu
Jadwal Imsak di Kota-Kota Jawa Berbeda Meski Satu Zona WIB
Qatar Cegah Serangan Rudal, Tingkatkan Kewaspadaan Keamanan
Banjir Bandang di Buleleng Tewaskan Dua Warga, Dua Masih Hilang