Kota Manado berduka. Kebakaran hebat yang melanda Panti Werdha Damai di Sulawesi Utara menelan korban jiwa yang tidak sedikit: tujuh belas orang lansia yang tinggal di panti itu meninggal dunia. Dugaan sementara, penyebabnya adalah korsleting listrik.
Polisi pun bergerak cepat. Hingga saat ini, sudah dua belas orang saksi telah diperiksa untuk mengungkap kronologi sebenarnya.
Dirreskrimum Polda Sulut, AKBP Suryadi, memberikan penjelasan. Menurutnya, titik api pertama kali muncul dari area dapur.
Terkait pemeriksaan, Suryadi membeberkan bahwa para saksi yang telah dimintai keterangan mencakup ketua yayasan, sekretaris, serta para penjaga panti. “Jumlah saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan berjumlah 12 orang,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Sekretaris Kabinet Kritik Inflasi Pengamat yang Tak Berdasar Data
Otoproject Ekspansi ke Bekasi dan Serpong dengan Konsep Studio Modern
Jatim Libatkan 7.500 Relawan Santri dan Mahasiswa untuk Percepat Sertifikasi Tanah
Wamen Dalam Negeri Tinjau Penerapan WFH ASN Bekasi, Apresiasi Capaian 40 Persen