"Sebenernya kita lebih ke pencetusnya ya," aku Bella tentang gamis rompi lepas itu. "Dalamnya bermotif, di luarnya ada yang brokat dan yang motif. Jadi kita bisa pake 2, 2 in 1."
Keunggulannya, kata Bella, terletak pada fleksibilitasnya. Pembeli bisa berkreasi sesuai selera. Gamis dalamannya bisa dipakai sendiri, atau outer-nya yang dipadukan dengan busana lain. Untuk melengkapi, dia juga menyediakan kerudung dengan warna yang senada.
"Kalau misalkan bosen pakai gamis dalemannya aja, bisa pake kardigannya aja. Atau mau dalemnya aja, kardigannya bisa dilepas jadi kaya gamis gaya kan," tuturnya menjelaskan. "Jadi rata-rata satu set sama kerudung. 3 in 1 lah, kerudung, outer, sama dalemannya."
Soal harga? Untuk pembelian grosir, gamis viral ini dibanderol mulai Rp260 ribu hingga Rp350 ribu per set. Kalau beli eceran, harganya tentu lebih tinggi, berkisar antara Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Lumayan untuk sebuah set yang bisa dipakai dalam beberapa gaya.
Terlihat jelas, meski baru Januari, denyut persiapan Lebaran sudah berdetak kencang di jantung perdagangan tekstil ibu kota. Bella dan pedagang lain tampaknya siap menyambut musim ramai yang datang lebih awal tahun ini.
Artikel Terkait
Tangsel Perpanjang Darurat Sampah, Camat hingga RW Dikerahkan
Gus Yahya Tegaskan Batas: Dukungan Emosional, tapi Tak Campuri Kasus Hukum Gus Yaqut
Ritual Macet Truk Kontainer Kembali Paralyze Jakarta Utara
Damkar Bogor Berjuang dengan Lima Unit Rescue untuk 40 Kecamatan