Setelah berhari-hari pencarian, jenazah yang diduga anak dari pelatih Valencia FC, Martin Carreras Fernando, akhirnya ditemukan. Lokasinya di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Menariknya, penemuan ini berawal dari nelayan yang sedang memancing.
Mereka menemukan tubuh korban sekitar 14 kilometer dari titik awal musibah. Atau lebih tepatnya, 7,48 mil laut dari tempat kapal yang ditumpangi keluarga Fernando dilaporkan tenggelam.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, yang koordinasi operasi SAR, mengonfirmasi kabar ini.
"Informasi penemuan tersebut disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal," ujar Fathur.
Kapal pinisi bernama Putri Sakinah itu tenggelam pada Jumat lalu, 26 Desember. Kejadiannya di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo. Kapal itu sendiri kemudian ditemukan terdampar di perairan Pantai Pede, Pulau Komodo, bersamaan dengan penemuan jenazah tersebut.
Setelah dievakuasi ke Labuan Bajo, jenazah langsung dibawa ke RSUD Komodo. Di sana, tim forensik Polri akan memastikan identitasnya. Proses ini penting untuk kepastian dan ketenangan keluarga yang menunggu.
Suasana haru masih menyelimuti kasus ini. Pencarian sebelumnya telah menyita perhatian banyak pihak. Kini, dengan ditemukannya satu korban, setidaknya ada titik terang meski pahit dalam tragedi di laut Flores itu.
Artikel Terkait
Presiden Jokowi Tetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, Peringati Pidato Bersejarah Soekarno di Sidang BPUPKI
Mantan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD, Akan Dimakamkan di TMP Kalibata
Israel Masuk Daftar Hitam PBB soal Kekerasan Seksual di Konflik, Tel Aviv Putus Komunikasi dengan Guterres
Seluruh BPC HIPMI Maluku Utara Sepakat Sukseskan Musdalub demi Persatuan dan Kepemimpinan Baru