Jaringan Narkoba Ancol Terbongkar, Bahan Baku Diselundupkan dari China

- Selasa, 06 Januari 2026 | 16:45 WIB
Jaringan Narkoba Ancol Terbongkar, Bahan Baku Diselundupkan dari China

Operasi sindikat narkoba di sebuah apartemen mewah Ancol akhirnya terbongkar. Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggulung jaringan produsen yang ternyata diam-diam beroperasi di balik pintu unit hunian tersebut. Yang menarik, bahan baku utamanya didatangkan dari jauh: China.

Plt Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, jalur pasokan dari negeri Tirai Bambu itu sudah berjalan cukup lama.

"Bahan-bahan yang diperoleh sebagian besar adalah dari sana (China)," kata Budi saat jumpa pers, Selasa lalu.

Tak main-main, sindikat ini punya sistem yang terorganisir. Mereka bahkan mempekerjakan kurir khusus yang punya tugas tunggal: mengambil barang haram itu dari China dan menyelundupkannya ke Indonesia.

"Ya menurut pengakuan Tersangka, ada kurir yang bertugas khusus untuk mengambil barang itu dan membawa masuk ke Indonesia. Lewat laut ada ya," ujar Budi memaparkan.

Semua berawal dari kewaspadaan petugas di pintu masuk. Pengawasan ketat di bidang keimigrasian dan kepabeanan terhadap kedatangan dari Malaysia membuahkan hasil. Dua penumpang berinisial HS dan DM diamankan setelah barang bawaan mereka mencurigakan diduga kuat mengandung MDMA dan etomidate, sejenis zat psikoaktif.

Dari titik itu, penyelidikan langsung dikembangkan. Tak butuh waktu lama, dua orang lagi berhasil diringkus. Mereka adalah PS dan HSN, yang diduga sebagai pengendali lapangan sekaligus operator harian jaringan ini.

Modus operandi mereka cerdik, harus diakui. Untuk mengelabui aparat, sindikat ini berkreasi dengan kemasan. Narkotika jenis 'happy water' mereka samarkan dalam botol minuman berenergi. Bahkan bahan baku etomidate pun dikemas rapi menyerupai saset minuman kemasan yang biasa kita lihat di warung.

Budi menjelaskan, "Jaringan ini menerapkan modus penyamaran berlapis. Selain mencampurkan narkotika ke dalam liquid vape, bahan baku termasuk etomidate, juga dikemas menyerupai saset minuman energi yang tampak seperti produk legal."

Meski empat tersangka sudah dalam tahanan, buruan belum usai. BNN masih memburu tiga orang lain yang didalangi sebagai aktor intelektual. Ketiganya kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Mereka adalah CY, ZQ alias J, dan H. Dua yang pertama disebutkan merupakan warga negara China. Dan dari keterangan Budi, ZQ alias J inilah otak sesungguhnya di balik pabrik narkoba Ancol itu.

"ZQ alias J perannya (sebagai) pengendali, pemilik barang dan pendanaan. Sedangkan C perannya sebagai koki dan peracik happy water. Kemudian H sebagai penjaga gudang di Jakarta," imbuhnya.

Lengkap sudah. Dari kurir, penjaga gudang, peracik, sampai pemodal jaringannya mulai terurai. Tapi ini baru satu sindikat. Masih banyak yang berkeliaran di luar sana.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar