Di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, suasana pagi itu cukup hening. Presiden Prabowo Subianto mengawali retret kabinetnya dengan membahas sesuatu yang mendesak: bencana.
Menurutnya, pemerintah punya kekuatan untuk menghadapi berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah. Hal ini disampaikannya dalam taklimat awal tahun di hadapan para menteri Kabinet Merah Putih beserta sejumlah pimpinan lembaga, Selasa lalu.
"Saudara-saudara sekalian, kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan," ujar Prabowo.
Ia lalu menyebutkan beberapa lokasi. "Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di 3 provinsi, di Aceh, tapi beberapa juga di tempat-tempat lain. Di Jawa Barat juga, di Jawa Timur, di Jawa Tengah, di beberapa tempat lain."
Narasi yang dibangun Prabowo terasa optimistis. Di tengah deretan kabar bencana, ia justru melihat sebuah pembuktian. Ternyata, Indonesia mampu menanganinya. Pengalaman sebagai mantan Danjen Kopassus mungkin memberinya perspektif khusus soal ketangguhan.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Buka di Dua Titik Hari Ini, Khusus Perpanjang SIM A dan C
Lima Lembaga Intelijen yang Membentuk Peta Kekuatan Global
TAUD Ungkap Dugaan Serangan Terorganisir Melibatkan 16 Orang terhadap Andrie Yunus
Dolar AS Melemah Didorong Kabar Perundingan Damai Israel-Lebanon