Di ruang retret Hambalang, Bogor, suasana pagi itu terasa cukup khidmat. Presiden Prabowo Subianto berdiri di hadapan para menteri, wakil menteri, dan sejumlah kepala lembaga. Inti pesannya jelas: ia ingin anak buahnya punya inisiatif sendiri. Jangan cuma menunggu perintah atasan.
Acara itu adalah taklimat awal tahun, bagian dari retret kabinet kedua, Selasa lalu. Prabowo membuka dengan apresiasi. Ia melihat kinerja jajarannya selama ini sudah menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan.
"Tidak terlalu sering saya kumpulkan Saudara-saudara," ujarnya.
"Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif, dengan penuh pemahaman, keberanian," tambah Prabowo.
Menurutnya, sikap itu sudah terlihat di berbagai kesempatan. Pemimpin sejati, begitu penekanannya, adalah orang yang mampu menangkap strategi besar yang digariskan. Bukan sekadar pelaksana pasif.
"Karena Saudara-saudara mengambil keputusan, mengambil inisiatif, itu membutuhkan keberanian," katanya.
Artikel Terkait
Kejagung Datangi Ditjen Planologi, Kemenhut Tegaskan Hanya Pencocokan Data Kasus Lama
Australia Desak Warganya di Iran: Segera Pergi, Situasi Makin Memburuk
Isteri Laporkan, Polisi Gerebek Suami yang Selingkuh di Hotel
Amran Salah Sebut Ridwan Kamil, Istigfar di Hadapan Prabowo dan Pejabat Negara