Rusia dan China Kutuk Aksi Militer AS di Venezuela

- Senin, 05 Januari 2026 | 08:15 WIB
Rusia dan China Kutuk Aksi Militer AS di Venezuela

Begitu bunyi kutipan pernyataan mereka, Sabtu (3/1) waktu setempat.

Meski pernyataan itu tidak secara eksplisit menyebut nama Nicolas Maduro, namun nuansa dukungannya jelas. Mereka menegaskan kembali solidaritas untuk Venezuela.

Tak cuma itu, Moskow juga menekankan pentingnya menjaga Amerika Selatan sebagai kawasan yang damai.

Dalam situasi yang memanas ini, mereka menyerukan agar semua pihak fokus pada dialog untuk mencegah eskalasi. "Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri," imbuh pernyataan itu, menolak segala bentuk campur tangan dari luar, terlebih yang bersifat militer.

Di sisi lain, ada kabar yang sedikit meredakan. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai warga negara Rusia yang menjadi korban dalam serangan tersebut. Kedutaan Besar mereka di Caracas juga disebut tetap beroperasi seperti biasa.


Halaman:

Komentar